Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Juli 2023 | 18.50 WIB

Sekjen PBB Antonio Guterres Ingatkan Pentingnya Pengawasan Penggunaan Teknologi AI

Sekjen PBB Antonio Guterres. (Istimewa) - Image

Sekjen PBB Antonio Guterres. (Istimewa)

JawaPos.com - Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres mengingatkan pentingnya pengawasan terkait dengan berkembangnya teknologi Artificial Intelligence (AI). Dikutip dari laman resmi PBB, Antonio mengkhawatirkan adanya penyebaran informasi hoaks hingga penyalahgunaan senjata nuklir yang sebagian besar dapat diakses melalui teknologi secara masif.

Pemanfaatan teknologi AI kini menjadi salah satu senjata utama untuk melancarkan serangan siber, membuat deepfakes, atau menyebarkan ujaran kebencian. Kehadiran teknologi AI yang tergolong baru ini menghasilkan konsekuensi yang sangat serius bagi perdamaian dan keamanan global.

"Tidak perlu jauh-jauh dari media sosial. Sekarang platform teknologi buatan atau AI sudah meningkatkan kewaspadaan kita untuk menyebarkan kebencian dan kekerasan secara internasional," ujar Antonio Guterres dalam pernyataan resmi PBB pada Selasa (18/7).

"Sistem AI yang tidak berfungsi dengan baik adalah area lain yang sangat memprihatinkan. Dan interaksi antara AI dan senjata nuklir, bioteknologi, neuroteknologi dan robotika, sangat mengkhawatirkan," tambahnya.

Pernyataan tersebut diungkapkan Antonio Guterres saat menggelar rapat Dewan Keamanan bersama 15 anggota PBB pada Selasa (18/7) kemarin. Guterres sangat menyoroti semakin masihnya penyebaran teknologi AI dan perlunya pengawasan keamanan yang dilakukan oleh Dewan Keamanan PBB.

"Komunitas Internasional memiliki sejarah panjang dalam menanggapi teknologi baru yang berpotensi mengganggu masyarakat dan ekonomi kita. Kita telah berkumpul di PBB untuk menetapkan aturan Internasional baru, menandatangani perjanjian baru dan membentuk badan-badan global baru," ujar Antonio Guterres.

Prinsip-prinsip panduan tentang sistem senjata otonom yang mematikan, rekomendasi tentang Etika Kecerdasan Buatan, misalnya telah dibahas dan disepakati di forum PBB. Selain itu, Guterres menyebutkan pertemuan AI for Good yang telah diadakan di Jenewa, Swiss bulan lalu mempertemukan para ahli, sektor swasta, badan-badan PBB dan pemerintah, untuk membantu memastikan teknologi terobosan ini demi kebaikan bersama.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore