Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Juli 2023 | 15.59 WIB

Kisah Haru Lee Juyong, Mahasiswa Korea yang Donorkan Jantung, Paru-paru, Hati, Pankreas, Ginjal, dan Mata

Lee Juyong, seorang mahasiswa Korea yang meninggal dunia setelah mendonorkan beberapa organ tubuhnya untuk orang lain. (SBS News) - Image

Lee Juyong, seorang mahasiswa Korea yang meninggal dunia setelah mendonorkan beberapa organ tubuhnya untuk orang lain. (SBS News)

JawaPos.com - Sebuah kisah mengharukan terjadi di Korea Selatan. Seorang mahasiswa bernama Lee Juyong mengalami mati otak di hari yang sama ketika ia mengikuti ujian akhir semesternya. Namun, di situasinya yang tragis itu, dia telah memberikan kehidupan baru bagi enam orang.

Lee divonis mati otak pada tanggal 27 Maret lalu dan dinyatakan pihak rumah sakit tidak akan bangun lagi. Hal ini kemudian membuat pihak keluarga memutuskan untuk mendonorkan jantung, paru-paru, hati, ginjal kiri dan kanan, pankreas, serta bola mata kiri dan kanannya kepada enam orang di Asan Medical Center di Seoul, demikian ungkap Badan Donasi Organ dan Jaringan Korea pada tanggal 13 Juli.
 

Lee merupakan seorang mahasiswa di Korea University. Ia pulang ke rumahnya setelah menyelesaikan ujian akhir semester pertama di tahun keempatnya. Saat sedang memasuki kamarnya setelah makan bersama keluarganya tiba-tiba Lee pingsan.

Saudara laki-laki Lee menelepon 911 dan dia segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, tetapi Lee tidak pernah sadar dan dinyatakan mati otak.
 
Baca Juga: Dibantu AI, Huawei Yakini Kinerja Komputasi Modern Bisa Naik Sampai 10 Kali Lipat

Anggota keluarga yang berduka mengatakan bahwa mereka berkecil hati dengan perkataan staf medis bahwa dia tidak akan pernah bangun lagi.
 
Pihak keluarga pun akhirnya memutuskan untuk mendonorkan organ tubuh Lee ke para pasien yang membutuhkan karena mereka ingin putra mereka yang masih muda dan sehat tetap 'hidup dan bernapas di suatu tempat'.
 
Baca Juga: Usai 34 Hari Dirawat, Anak-anak Kolombia yang Bertahan Hidup di Hutan Selama 5 Minggu Keluar dari Rumah Sakit

Secara khusus, pihak keluarga mengatakan bahwa mereka mengagumi dan menghargai fakta bahwa Lee mengalami beberapa kritis pada hari pingsannya, tetapi tetap bertahan hingga saat proses pendonoran dilakukan. Hal ini membuat keluarga memiliki waktu untuk mempersiapkan kepergian Lee.

"Kami sangat mencintainya. Kami tidak akan sanggup menanggung kesedihan jika dia meninggalkan kami. Tetapi Tuhan melindungi kami sehingga kami bisa memiliki waktu untuk mempersiapkan perpisahan," kata perwakilan keluarga yang tidak menyebutkan namanya.
 
Keputusan keluarga untuk melakukan pendonoran pun bukan tanpa alasan.
 
Baca Juga: JKT48 Ucapkan Belasungkawa atas Meninggalnya Fans saat Konser di Semarang

"Nenek dari pihak ibunya menjalani dialisis ginjal dalam waktu yang lama, jadi saya bisa memahami perasaan orang-orang yang sedang berjuang melawan penyakit ini. Saya berharap ini akan memberikan kekuatan bagi mereka yang sedang menunggu transplantasi," lanjutnya.

Menurut keluarganya, anak pertama dari dua bersaudara ini senang menghabiskan waktu bersama kakek-neneknya dan sangat dicintai oleh keluarganya.
 
Baca Juga: Pertamina Pastikan Penggantian Harta Benda Terdampak Insiden Plumpang Terus Berjalan

Semasa hidup, Lee dikenal sebagai pembangun suasana di antara teman-temannya karena selera humornya yang cemerlang. Dia juga menyukai musik dan ikut terlibat di Gurishi Symphony Orchestra dan Korea University Wind Ensemble sebagai pemain seruling.
 
Saat Lee dibawa untuk donor organ, lebih dari 20 orang temannya mengantar untuk yang terakhir kalinya.

Ibu Lee berkata, "Aku sangat merindukanmu. Ketika aku melihat kamarmu, aku pikir kamu masih tertidur. Saat kamu pergi, aku rasa semuanya berjalan sesuai keinginanmu. Aku mencintaimu, Juyong," katanya.
Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore