
Umat muslim di London mengikuti salat Id di KBRI untuk Inggris.
JawaPos.com - Berlebaran di negeri orang benar-benar memiliki nuansa yang sangat berbeda. Bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di London, Inggris merayakan hari kemenangan itu tidak lagi memandang apa agamanya. Sebab, usai salat Idul Fitri 1.600 WNI baik yang muslim ataupun nonmuslim saling berbaur menikmati santapan khas Indonesia.
Mulai dari rendang, opor ayam, lontong sayur, telur balado, kerupuk dan sebagainya. Di sini bhinneka tunggal ika itu sangat terasa. Persatuan dan kesatuan menjadi nilai-nilai utama.
Di London, Idul Fitri dirayakan terpusat di Wisma Nusantara Kediaman Resmi Duta Besar RI London. Kantor kedutaan itu tampak kebanjiran ribuan WNI.
Setelah salat Id, seluruh WNI dan pejabat KBRI melanjutkan kegiatan dengan ramah tamah. Lebih dari 1.600 warga masyarakat Indonesia yang tinggal di Inggris baik yang beragama Islam maupun agama lainnya bersatu dalam suasana rukun dan damai.
Suasana Lebaran di Inggris tak jauh berbeda dengan di tanah air. Masyarakat di sana kompak saling bersalaman sambil mengungkapkan ucapan selamat dan permohonan maaf satu sama lain.
Sementara beberapa warga masyarakat lainnya terlihat begitu sabar mengantre untuk mencicipi sajian khas Lebaran yakni lontong sayur, opor ayam, rendang, telur balado dan kerupuk. Makanan khas inilah yang membawa rasa rindu para WNI di negeri orang.
Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Rizal Sukma mengungkapkan kegembiraannya melihat soliditas dan kerjasama seluruh WNI. Di sana dia melihat seluruh elemen masyarakat Indonesia di London baik pada saat persiapan maupun pada saat pelaksanaan kegiatan tersebut begitu riuh dan damai.
Menurutnya suasana Idul Fitri di sana berlangsung tertib dan khidmat. “Acara ini merupakan ritual umat muslim Indonesia di London, selain itu merupakan sarana untuk memererat rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (26/6).
Sementara khotbah Idul Fitri 1438H disampaikan oleh Profesor Karim Suryadi. Selama ini Karim Suryadi merupakan ustaz yang mengisi berbagai kegiatan selama bulan Ramadan di London.
Dalam khotbahnya, Karim berpesan pada dasarnya manusia itu memiliki jiwa yang suci. “Puasa di Bulan Ramadan melatih kita untuk senantiasa dapat menjaga kesucian jiwa agar kita dapat menjadi insan yang bertakwa kepada Allah SWT. Seorang muslim yang bertakwa memiliki sifat menghormati dan memuliakan sesamanya, menjauhi diri dari syak prasangka terhadap orang lain,” tegasnya.
Kegiatan salat Idul Fitri 1438H dan Halal Bil Halal ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian kegiatan Ramadan yang diselenggarakan oleh KBRI London bekerjasama dengan Pengajian Masyarakat Indonesia-London.
Kegiatan ini mendapat sambutan sangat baik dari seluruh warga masyarakat Indonesia yang tinggal di Inggris karena memberikan kesempatan untuk berkumpul bersama, berbagi kebahagiaan tanpa memandang latar belakang agama, suku dan sebagainya. (cr1/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
