Proses pemadaman api pada Anjungan Minyak milik Pemex di Teluk Meksiko oleh beberapa kapal (@pemex/ Twitter)
JawaPos.com - Salah satu anjungan minyak mentah berukuran besar miliki perusahaan minyak negara Meksiko, Pemex mengalami kebakaran pada Jumat (7/7) lalu. Peristiwa nahas ini telah mengakibatkan dua orang meninggal, satu orang hilang, dan kerugian material akibat pengurangan kapasitas produksi minyak mentah, dikutip dari BNN.
Walaupun kobaran api telah dikendalikan, implikasinya terhadap salah satu ladang minyak penting di Meksiko ini sangat signifikan. Sehari setelah kejadian itu, Sabtu (8/7), CEO Pemex, Octavio Romero mengungkapkan bahwa insiden tersebut telah menyebabkan kerugian yang mengejutkan yaitu sebesar 700.000 barel produksi minyak mentah.
Kebakaran yang terjadi pada Jumat pagi ini berawal dari kemunculan api pada platform Nohoch-A di Cantarell Field yang kemudian merembet ke bagian kompleks kompresi milik perusahaan, dikutip dari Reuters.
“Hari ini, kerugian mencapai 700.000 barel, karena kami menutup hampir semua sumur di area tersebut,” ujar Romero melalui akun Twitter-nya.
Penutupan area dilakukan oleh Pemex sebagai upaya ekstensif yang dipandang mampu mengendalikan kobaran api dan mencegah kerugian yang semakin besar.
Meskipun kobaran api dapat segera dipadamkan, kebakaran tersebut tentu tetap menciptakan tantangan bagi perusahaan untuk kembali bangkit. Melalui tweet yang dibagikan oleh Romero pada Sabtu, diungkapkan bahwa perusahaan telah berusaha mengoptimalkan produksi 600.000 barel guna mengakali kerugian yang ada.
Sebagian besar produksi minyak mentah Meksiko, sekitar 1.6 juta barel per hari, berasal dari perairan dangkal Teluk Meksiko ini. Di sisi lain, kedekatannya dengan garis pantai juga berpotensi menyebabkan kerugian dalam hal ekosistem.
Perlu diketahui juga bahwa Pemex sejatinya telah mengalami beberapa kali kecelakaan industri pada zona yang dianggap sangat produktif ini dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan meskipun telah dilakukan peningkatan protokol keselamatan, frekuensi kecelakaan yang dihadapi Pemex di wilayah ini masih cenderung besar.
Di sisi lain, pencarian individu yang masih hilang hingga berita ini ditulis, masih terus digalakkan dan dilakukan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
