Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 April 2021 | 23.22 WIB

Ahli Singapura Temukan Tes Deteksi Mutasi Covid-19, Hasilnya 30 Menit

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Nanyang Technological University, Singapura (NTU Singapura) mengembangkan tes diagnostik yang dapat mendeteksi Covid-19 bahkan setelah mengalami mutasi. Tes tersebut disebut VaNGuard (Variant Nucleotide Guard).

Seperti dilansir Bio Spectrum, tes ini menggunakan alat pengeditan gen yang dikenal sebagai CRISPR. Alat itu digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah untuk mengubah urutan DNA dan memodifikasi fungsi gen pada sel manusia.

Selain kemampuannya untuk mendeteksi SARS-CoV-2 bahkan ketika bermutasi, tes VaNGuard dapat digunakan pada sampel pasien kasar dalam pengaturan klinis tanpa perlu pemurnian RNA, dan memberikan hasil dalam 30 menit. Ini adalah sepertiga dari waktu yang diperlukan untuk uji reaksi rantai polimerase (PCR) standar emas, yang memerlukan pemurnian RNA di fasilitas laboratorium.

Tim peneliti telah mengajukan hak paten untuk uji VaNGuard. Ke depan, mereka berencana untuk melakukan eksperimen lebih lanjut untuk menyempurnakan kit diagnostik mereka lebih lanjut. Tujuannya memperoleh persetujuan regulasi dari otoritas terkait, dan mengkomersialkan pengujian mereka dalam kemitraan dengan perusahaan diagnostik.

Untuk membuat tes lebih mudah, para ilmuwan mengintegrasikan tes tersebut ke dalam strip kertas yang diperlakukan secara khusus. Sehingga terlihat mirip dengan tes kehamilan.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=h4dfUX29MQ0

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore