
Layanan transportasi publik di Indonesia kini telah mengalami perkembangan signifikan dengan menghadirkan berbagai fasilitas bagi penyandang disabilitas maupun kelompok berkebutuhan khusus. (Dok. KAI)
JawaPos.com - Akademisi sekaligus Pengamat Transportasi Darat Djoko Setijowarno menilai kualitas layanan transportasi publik di Indonesia kini telah mengalami perkembangan signifikan hingga mampu bersaing dengan sejumlah negara maju.
Menurutnya, inovasi layanan yang terus dilakukan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas transportasi publik di Tanah Air.
Djoko mengatakan, salah satu indikator kemajuan tersebut terlihat dari semakin kuatnya aspek inklusivitas dalam pelayanan.
Karena itu, pengembangan layanan transportasi publik perlu terus mengikuti kebutuhan masyarakat agar mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan setara bagi seluruh pengguna.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sendiri terus memperkuat layanan yang lebih inklusif. Upaya itu dilakukan dengan menghadirkan berbagai fasilitas bagi penyandang disabilitas maupun kelompok berkebutuhan khusus.
Adapun fasilitas yang disediakan KAI meliputi guiding block, portable ramp, kursi roda, toilet ramah penyandang disabilitas, ruang laktasi, hingga petugas yang telah dibekali pelatihan untuk mendampingi pelanggan berkebutuhan khusus.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa customer experience tidak hanya diukur dari teknologi maupun kecepatan layanan, tetapi juga dari kemampuan perusahaan menghadirkan akses yang setara bagi seluruh pelanggan.
“Jika dibandingkan dengan sejumlah negara maju, layanan transportasi publik Indonesia sudah mampu bersaing. Pengalaman studi banding ke luar negeri juga memperlihatkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan standar layanan yang kompetitif,” kata Djoko Setijowarno dalam podcast bertajuk Menilik Transformasi Pelayanan Kereta Api di Indonesia Sudah Setara Global! di Marketeers TV, dikutip Jumat (17/7).
Pandangan serupa juga disampaikan oleh Travel Content Creator Taufik Effendi yang telah menjajal layanan kereta api di 24 negara.
Menurutnya, kualitas perjalanan saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh kecepatan maupun ketepatan waktu, tetapi juga oleh pengalaman yang dirasakan pelanggan sejak memasuki stasiun hingga tiba di tujuan.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
