
Kendaraan melaju di jalan Tol Cikopo-Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (6/5/2022). (Foto: Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com – Tiga ruas tol diperkirakan naik 2,1 persen selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 dibanding Lebaran 2025. Ketiga ruas tol itu dikelola oleh PT Astra Tol Nusantara (Astra Infra) dan diproyeksikan jumlah kendaraan yang melintas 6,8 juta kendaraan.
Ketiga ruas tol tersebut adalah Tol Tangerang–Merak, Tol Cikopo–Palimanan, serta Tol Jombang–Mojokerto. Direktur Operasional Astra Tol Cipali Novianto Dwi Wibowo memastikan proyeksi itu merupakan akumulasi dari tiga ruas tol utama yang dikelola Astra Infra.
“Jadi kalau secara total untuk tiga ruas utama kami, yaitu Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan, dan Jombang–Mojokerto, perkiraan kami akan ada sekitar 6,8 juta kendaraan yang melalui tiga ruas utama tersebut,” ujar Novianto Dwi Wibowo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (9/3).
“Secara total ini naik sekitar 2,1 persen dibandingkan Lebaran 2025. Jadi kami masih melihat dan memperkirakan akan ada kenaikan dibandingkan dengan tahun lalu,” tambahnya.
Secara rinci, ruas Tol Tangerang–Merak diperkirakan menjadi yang paling padat dengan volume mencapai sekitar 3,4 juta kendaraan atau meningkat 2,5 persen dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.
Sementara itu, di ruas Tol Cikopo–Palimanan diproyeksikan dilintasi sekitar 2,3 juta kendaraan atau naik 1,8 persen. Adapun ruas Tol Jombang–Mojokerto diperkirakan dilalui sekitar 1,1 juta kendaraan atau meningkat sekitar 1,4 persen dibandingkan 2025.
Untuk menghadapi lonjakan lalu lintas tersebut, Astra Infra menyiapkan berbagai langkah guna memastikan perjalanan pemudik tetap lancar, aman, dan nyaman selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran.
Novianto mengatakan persiapan dilakukan mulai dari kesiapan sarana dan prasarana hingga koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Kami mempersiapkan segala hal untuk memastikan pengguna jalan dapat merasakan arus mudik maupun arus balik yang lancar, aman, dan nyaman,” jelasnya.
Salah satu fokus utama adalah memastikan fasilitas di rest area dapat melayani kebutuhan pemudik secara optimal. Di area tersebut tersedia berbagai fasilitas seperti SPBU, SPKLU untuk kendaraan listrik, mushola, toilet, hingga area kuliner.
Selain itu, Astra Infra juga mengandalkan teknologi pemantauan lalu lintas untuk memantau kondisi jalan secara real time. Saat ini telah terpasang lebih dari 500 unit CCTV serta sistem traffic counting untuk menghitung jumlah kendaraan yang melintas setiap jam.
Data tersebut digunakan untuk memprediksi kepadatan serta menentukan langkah rekayasa lalu lintas jika diperlukan agar arus kendaraan tetap mengalir.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
