
Ilustrasi jalan tol. Ruas tol Bogor-Serpong segera dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp 12,351 triliun. Tanpa membebani APBN. (Istimewa)
JawaPos.com - Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung, yang menghubungkan Jawa Barat dan Banten akan segera dibangun dengan nilai investasi senilai Rp 12,351 triliun.
Pembangunan jalan tol ini akan dilakukan oleh konsorsium PT Bogor Serpong Infra Selaras (BSIS) dengan masa konsesi selama 40 tahun.
Untuk diketahui, PT BSIS merupakan konsorsium dengan komposisi kepemilikan saham PT Persada Utama Infra sebesar 52%, PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 26%, PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebesar 12%, dan PT Hutama Karya Infrastruktur sebesar 10%.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan bahwa pembangunan jalan tol ini tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pasalnya, kata Dody, seluruh biaya pembangunan akan ditanggung oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) selaku investor.
“Yang patut kita syukuri, seluruh biaya pembangunannya ditanggung oleh badan usaha, tanpa membebani APBN. Hal ini menandakan bahwa keyakinan investor terhadap arah kebijakan pemerintah semakin menguat,” kata Menteri Dody dalam keterangannya, Minggu (5/10).
Menteri Dody juga menambahkan pembangunan jalan tol secara makro juga berfungsi sebagai instrumen penting untuk menurunkan Rasio Incremental Capital-Output (ICOR).
Semakin lancar distribusi barang dan jasa, semakin tinggi efisiensi investasi, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih besar oleh masyarakat.
Bahkan, ia berharap kehadiran Tol Bogor-Serpong menjadi bagian dari strategi besar menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen yang inklusif dan berkelanjutan.
"Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung, misalnya, akan mempercepat distribusi pangan, memudahkan akses air bersih, mendukung pasokan energi, menurunkan biaya logistik, hingga mempercepat arus barang antarkawasan,” beber Dody.
Pembangunan jalan tol bukan hanya menghadirkan jalur transportasi baru, tetapi juga menjadi dinamo pertumbuhan wilayah.
Kehadiran proyek ini membuka ruang padat karya, memberdayakan masyarakat sekitar, serta menciptakan lapangan kerja baru yang berdampak positif pada penurunan tingkat kemiskinan daerah yang dilaluinya.
Tol Bogor–Serpong via Parung dirancang dengan panjang total 32,03 kilometer. Terdiri dari 27,83 kilometer di Provinsi Jawa Barat dan 4,2 kilometer di Provinsi Banten.
Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung merupakan bagian integral dari jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) III.
Tol ini akan terhubung dengan sejumlah ruas strategis, antara lain Jalan Tol Serpong–Balaraja (Sebaraja), Bogor Outer Ring Road (BORR), Depok–Antasari (Desari), serta Sentul Selatan–Karawang Barat.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
