Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Agustus 2025 | 01.40 WIB

Pemerintah Kebut Proyek Kereta Cepat Bandung-Surabaya, Masih Dikaji Mau Gunakan Jalur Utara, Tengah atau Selatan

Petugas kereta cepat Whoosh saat melakukan perbaikan jalur rel di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (24/7). (KCIC/Antara) - Image

Petugas kereta cepat Whoosh saat melakukan perbaikan jalur rel di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (24/7). (KCIC/Antara)

JawaPos.com - Pemerintah terus mempersiapkan proyek kereta cepat Bandung-Surabaya. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan mempercepat kajian proyek kereta cepat Bandung-Surabaya. 

Dudy menjelaskan, sesuai instruksi Presiden Prabowo bahwa kereta cepat dari Bandung ke Surabaya segera dilanjutkan. Karena itu kajian proyek kereta cepat Bandung-Surabaya dipercepat.
 
"Kajian meliputi lintasan kereta, pertimbangan jalur, serta operasional," paparnya. 
 
Salah satu pembahasan soal operasional berupa penggunaan teknologi baik kereta cepat Tiongkok atau kereta semi cepat Jepang. "Kita lihat mau pakai yang mana semi cepat atau cepat," ujarnya. 
 
Untuk pertimbangan jalur kereta cepat, lanjutnya, masih perlu dikaji apakah akan menggunakan jalur Utara, Selatan, atau Tengah. "Kita harus memilih jalur mana yang terbaik untuk kereta cepat," terangnya. 
 
Bagian lain, Kedutaan Besar Inggris menyerahkan studi transportasi berbasis rel ke pemerintah Indonesia. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Arif Anwar menuturkan bahwa studi transportasi berbasis rel menjadi acuan penting bagi Pemprov Jawa Timur maupun Pemerintah Kota Surabaya dalam membangun sistem transportasi perkotaan. 
 
 
"Dari studi ini dapat dikembangkan menjadi perencanaan komprehensif, sesuai kondisi wilayah, dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
 
DJKA menegaskan dukungannya terhadap inisiatif kereta sebagai transportasi perkotaan, mengingat kemacetan di Kota Surabaya dan sekitarnya semakin menjadi tantangan. Kehadiran layanan kereta api perkotaan diharapkan dapat menjadi solusi mobilitas yang tertib, tepat waktu, aman, dan nyaman. 
 
"Semoga ini menjadi langkah awal menuju pembangunan transportasi perkotaan di Surabaya, dan kami berharap tahap berikutnya dapat berjalan dengan dukungan seluruh pihak terkait demi terwujudnya sistem transportasi yang efektif dan berkelanjutan," jelasnya.
 
Jika studi ini berlanjut ke tahap perencanaan tingkat pusat, DJKA akan melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk berkontribusi dalam proses peninjauan kembali hasil studi, sehingga selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat serta mengutamakan integrasi antar moda sesuai arahan Menteri Perhubungan.
 
"Kerja sama yang baik antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan mitra internasional seperti pemerintah Inggris menjadi kunci dalam mewujudkan sistem transportasi perkotaan modern, terintegrasi, dan berkelanjutan di Surabaya," ujarnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore