Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Juli 2026 | 23.05 WIB

Kemenhub Buka Peluang Investasi Kereta Api di 10 Kawasan Metropolitan

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Allan Tandiono dalam kegiatan UK-Indonesia Rail Partnership Forum 2026, Jakarta, Rabu (29/7). (Djati Waluyo/ JawaPos.com) - Image

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Allan Tandiono dalam kegiatan UK-Indonesia Rail Partnership Forum 2026, Jakarta, Rabu (29/7). (Djati Waluyo/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Allan Tandiono, mengatakan pemerintah menetapkan 10 kawasan metropolitan sebagai prioritas pengembangan sistem kereta api nasional.

Allan menjelaskan, hal tersebut dilakukan dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNAS), serta Rencana Strategis Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

“Untuk mempercepat pengembangan perkeretaapian perkotaan, Indonesia telah menetapkan 10 kawasan metropolitan prioritas,” ujar Allan dalam UK-Indonesia Rail Partnership Forum 2026, Jakarta, Rabu (29/7).

Allan mengatakan, sepuluh kawasan tersebut melingkupi Jabodetabek, Bandung Raya, Kedungsepur (Semarang), Yogyakarta–Solo, Gerbangkertosusila (Jawa Timur), Sarbagita (Bali), Ibu Kota Nusantara (IKN), Mebidangro (Medan), Patungraya Agung (Palembang), dan Maminasata (Makassar).

Ia menjelaskan, setiap kawasan metropolitan telah ditetapkan prioritas pengembangannya sesuai dengan kebutuhan transportasi dan karakteristik wilayahnya.

Lanjutnya, diantara prioritas tersebut pengembangan Sistem Perkeretaapian Perkotaan Kawasan Metropolitan Surabaya, yang mencakup Kereta Regional Surabaya serta rencana pengembangan sistem MRT atau LRT, merupakan salah satu inisiatif strategis Indonesia untuk meningkatkan mobilitas perkotaan dan produktivitas kawasan.

“Indonesia telah memiliki pengalaman yang cukup luas dalam mengoperasikan berbagai teknologi perkeretaapian perkotaan,” ucapnya.

Allan mengatakan, pemerintah tengah mengembangkan sejumlah proyek strategis yang meliputi elektrifikasi jalur kereta api, pembangunan MRT, perluasan jaringan LRT, hingga proyek peningkatan kapasitas jaringan.

“Kementerian Perhubungan saat ini tengah memajukan portofolio proyek perkeretaapian perkotaan yang mencakup elektrifikasi jalur, pembangunan MRT, ekspansi LRT, dan proyek-proyek peningkatan kapasitas jaringan," ungkapnya.

Allan menyebut, saat ini baru sebagian kecil jaringan perkeretaapian nasional yang telah terelektrifikasi. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya ruang pengembangan sektor perkeretaapian di Indonesia sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore