Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Oktober 2024 | 21.59 WIB

Walau Kecepatan Internet di Indonesia Sudah Naik 10 Kali Lipat, tapi Masih Nomor 8 di ASEAN

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dalam acara Sarasehan Kadin Bersama Menkominfo di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Kamis (3/10/2024).  (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dalam acara Sarasehan Kadin Bersama Menkominfo di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Kamis (3/10/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com – Sepuluh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), kecepatan internet di Indonesia diklaim naik sepuluh kali lipat. Dari 2,5 Mbps pada 2014 menjadi 25 Mbps pada 2024.

Menkominfo Budi Arie Setiadi mengatakan, pemerintah mengejar target kecepatan internet di angka 100 Mbps. "Target tersebut diharapkan dapat tercapai pada 2029,” ujar Budi kemarin (8/10).

Meski naik sepuluh kali lipat, kecepatan internet di Indonesia masih tergolong memble di antara para negara anggota ASEAN. Berada di peringkat kedelapan dari sembilan negara. Kecepatan internet Indonesia hanya lebih bagus daripada Kamboja.

Menurut Budi, untuk mengejar target tersebut, ada sejumlah tantangan. Di antaranya, cakupan koneksi internet yang belum merata antara perkotaan dan pedesaan. Salah satu penyebabnya adalah proyek pembangunan sejumlah menara base transceiver station (BTS) yang berhenti.

Instruksi dari presiden, lanjut dia, pembangunan BTS 4G itu harus dilanjutkan. Tanpa harus mengganggu perkara hukum yang menyelimuti.

Pembangunan menara BTS 4G itu menjadi garapan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti) Kominfo. Sampai Juni lalu, total BTS 4G yang sudah terbangun sebanyak 6.663 unit. Selain itu, membuka 18.697 titik akses internet untuk pelayanan publik. Di antaranya, 8.836 titik sekolah, 5.182 kantor pemerintah, dan 2.606 layanan kesehatan.

Tantangan lainnya adalah pembangunan menara BTS 4G di kawasan Papua. Pembangunan di sana kerap menghadapi kondisi darurat. Khususnya dari sisi keamanan. ’’Misalnya pada 2022, terjadi penembakan delapan orang pahlawan telekomunikasi di Kabupaten Puncak,’’ katanya. (wan/c7/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore