Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Mei 2024 | 02.41 WIB

Usai Terhambat Gegara Musim Penghujan, Rekanan Kembali Kebut Pemasangan Pilar Jembatan Jongbiru yang Jadi Akses ke Bandara Dhoho Kediri

KEJAR DEADLINE: Belasan pekerja menyelesaikan penggarapan pilar atas Jembatan Jongbiru sisi Jabon. Proyek multiyears yang jadi akses ke Bandara Dhoho itu dijadwalkan selesai pertengahan Juni.

 
JawaPos.com –  Setelah mengalami beberapa kendala di musim penghujan kemarin, akhirnya proyek pembangunan Jembatan Jongbiru mampu mencapai progres yang positif di musim kemarau pada pertengahan Mei 2024 ini.
 
Diketahui sebelumnya, yakni pada bulan April hingga awal mei 2024 lalu, pengerjaan fisik Jembatan Jongbiru yang jadi akses ke Bandara Dhoho Kediri itu molor karena debit air Sungai Brantas yang tinggi.
 
Dilansir dari Radar Kediri JawaPos Grup, Senin (13/5), pada minggu ini, debit air perlahan susut atau kembali normal. Hal ini membuat rekanan pun bisa mengebut pembangunan pilar jembatan di sisi Jabon yang sebelumnya tersendat.
 
 
Pantauan Radar Kediri JawaPos Grup kemarin, belasan pekerja terlihat tengah menyelesaikan pengecoran kepala pilar jembatan di sisi Desa Jabon. Pengerjaan bagian tersebut sebelumnya terhambat karena debit air Sungai Brantas yang terus tinggi selama musim hujan.
 
Kemudian, setelah pengerjaan pengecoran pilar bagian bawah jembatan tersebut rampung, para pekerja pun terlihat fokus mengecor bagian head atau kepala pilar jembatan yang bakal jadi salah satu akses ke Bandara Dhoho Kediri.
 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama menyebut, rekanan penggarap Jembatan Jongbiru memang bisa mengebut proyek mulai minggu ini.
 
 
Menurutnya, hal tersebut tak lepas dari kondisi surutnya debit air Sungai Brantas. “Kami optimistis proyek bisa rampung pertengahan Juni nanti,” kata Irwan saat melihat perkembangan proyek yang terbaru.
 
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Pelaksana Lapangan Pembangunan Jembatan Jongbiru Anugerah Dwi Pamungkas. Menurutnya, dengan kondisi debit air Sungai Brantas yang kembali normal, pengerjaan pilar jembatan sisi Jabon pun akhirnya tidak lagi terhambat.
 
“Kendala kemarin (akhir April hingga awal Mei, Red) karena musim hujan dan (Sungai Brantas, Red) banjir. Sekarang tidak ada kendala, tinggal menyesuaikan deadline saja,” ungkap pria yang akrab disapa Pamungkas itu.
 
 
Lalu, kapan pengecoran pilar bagian atas itu selesai?
 
Terkait hal itu, Pamungkas memperkirakan penggarapan pilar itu akan selesai pada hari Selasa (14/5) nanti. Selebihnya, rekanan tinggal menunggu cor pilar itu matang. Kira-kira, waktunya selama 3-7 hari.  
 
Begitu pilar tersebut kering, Pamungkas menyebut pihaknya baru bisa melanjutkan pemasangan rangka atas jembatan.
 
 
“Kering satu hari bisa (dilanjutkan pemasangan rangka jembatan, Red). Kami menggunakan beton yang bagus jadi umurnya bisa dimaksimalkan untuk percepatan,” jelasnya.
 
Pamungkas mengaku, waktu selama satu bulan terakhir habis dilakukan untuk menguras air di lokasi pemasangan pilar.
 
“Jadi sehari kami kuras, malamnya dilakukan evaluasi, air masih masuk atau tidak," tambahnya.
 
 
"Kalau masih masuk kami rapatkan lagi (pagar penghalau air), lalu kita kuras lagi. Kita lakukan itu terus sampai satu bulan,” lanjutnya tentang tahapan pemasangan pilar yang tersendat di musim hujan lalu.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore