
Ruas Jalan Tol Bangkinang-XIII Koto Kampar dalam tahap pengerjaan. Foto diambil baru-baru ini.
JawaPos.com - Pembangunan tol di Riau mengalami percepatan drastis. Setelah Trans-Sumatera, tahun ini bakal dibangun jalan tol untuk lingkar Pekanbaru. Panjangnya diperkirakan 30,57 kilometer (km) dengan pelaksana pembangunan Hutama Karya (HK) selaku BUMN karya.
Jalan tol lingkar Pekanbaru ini bagian dari proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II. Jalan tol lingkar Pekanbaru ini disebut juga dengan Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru.
Dengan panjang 30,57 km, tol lingkar Pekanbaru ini dibagi tiga seksi pembangunan. Tol lingkar Pekanbaru disebut juga dengan ruas Rengat-Pekanbaru seksi junction Pekanbaru-Bypass Pekanbaru. Tol itu terdiri atas Seksi 1 Interchange atau Simpang Susun (SS) Bypass Pekanbaru-SS Siak sepanjang 11,47 km, Seksi 2 SS Siak-SS Rimbo Panjang sepanjang 13,4 km, dan Seksi 3 SS Rimbo Panjang-Junction Pekanbaru sepanjang 5,7 km.
Jika tol ini tuntas, maka pengendara dari Pekanbaru ke Dumai via tol Pekanbaru-Dumai tidak lagi keluar tol. Sebab, sudah ada Tol Pekanbaru-Dumai, Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar, dan Tol Pekanbaru-Rengat.
“Jalan Tol Rengat–Pekanbaru Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru dengan total panjang 30,57 km jadi fokus kami,’’ ujar Executive Vice President (EVP) Hutama Karya (HK) Tjahjo Purnomo kepada Riau Pos (Jawa Pos Group) pada Rabu (3/1).
"Karena keterhubungan antardaerah melalui pembangunan infrastruktur yang merata terus dikejar melalui pembangunan Junction Pekanbaru-Bypass Pekanbaru yang akan menghubungkan sejumlah ruas tol di Provinsi Riau termasuk ruas yang telah beroperasi yakni Pekanbaru–Dumai,” tambahnya.
Akselerasi yang dilaksanakan HK selaku pengelola JTTS yang ditunjuk pemerintah ini sebagai langkah penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN). BUMN ini diklaim telah mencatatkan progres signifikan terhadap sejumlah ruas tol sirip atau feeder yang berada di Provinsi Riau dan Sumatera Barat.
Dijelaskannya, per 15 Desember 2023, progres konstruksi dan pengadaan lahan jalan Tol Pekanbaru–Bangkinang (STA 0-9 km) sudah mencapai 100 persen. Pengerjaan konstruksi jalan Tol Bangkinang–Pangkalan Tahap I (Bangkinang–XIII Koto Kampar) sepanjang 24,7 km mencapai 94,18 persen, dengan progres pengadaan lahan sebesar 99,08 persen.
Ditambah dengan progres pembangunan fisik jalan Tol Padang–Sicincin (36,6 km) mencapai 47,22 persen dengan progres pengadaan lahan telah mencapai 94,10 persen. Keseluruhan ditindaklanjuti pemerintah melalui penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) pada Jumat (22/12/2023).
Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Miftachul Munir dengan Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
