
Bandara Dhoho terlihat sudah sudah siap secara fisik untuk digunakan. Tetapi kekurangan satu berkas yakni izin operasional membuatnya terkendala. (ANTARA FOTO (Prasetia Fauzani)
JawaPos.com – Operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri di Jawa Timur belum mendapat kata pasti. Sempat diwacanakan pada Jumat (8/12) tapi urung. Kini malah disebut bakal soft launching pada tanggal cantik 12-12 alias 12 Desember.
Tertundanya operasional bandara kebanggaan warga Kediri itu karena Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih melakukan pengkajian lebih dalam lagi untuk aspek keamanan.
Selain itu, Bandara Internasional Dhoho Kediri kembali melakukan serangkaian tes peralatan terkait navigasi dan non-navigasi. Dilansir Jawa Pos Radar Kediri, Direktur PT Surya Dhoho Investama Maksin Arisandi menyebut, pihaknya kini tengah menunggu security clearance dari Kemenhub untuk melanjutkan persiapan operasional Bandara Internasional Dhoho.
Bandara Dhoho diharapkan dapat mengembangkan berbagai sektor di wilayah Kediri, seperti untuk sektor pariwisata, ekonomi, hingga agrobisnis. Hal itu disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Berikut ini fakta-fakta unik dan menarik dari Bandara Dhoho Kediri.
1. Jadwal Operasional Lagi-Lagi Molor
Sebelumnya, Bandara Dhoho direncanakan mulai first landing pada 17 Agustus 2023. Karena sejumlah sarana dan prasarana belum rampung, maka pengoperasian diundur.
Pengoperasian bandara kembali dijadwalkan pada Oktober 2023 lalu. Jadwal itu kembali harus mundur hingga direncankana beroperasi pada 8 Desember 2023. Sayangnya, masyarakat harus kembali bersabar karena jadwal pengoperasian bandara kembali molor. Diketahui, penyebabnya adalah faktor keamanan.
Sementara itu, menurut informasi terbaru dari Kemenhub, Bandara Dhoho baru dapat beroperasi secara komersial pada sekitar Januari-Februari 2024.
2. Lima Maskapai Sudah Siap Beroperasi
Direktur PT Surya Dhoho Investama Maksin Arisandi mengungkapkan, sudah terdapat lima maskapai penerbangan yang akan disiapkan untuk mengisi rute penerbangan di Bandara Internasional Dhoho Kediri. Kelima maskapai itu Superjet Air, Lion Air, Batik Air, Sriwijaya Air dan Citilink.
3. Pembangunan Bandara Disponsori Pihak Swasta
Bandara Dhoho menjadi proyek pembangunan pertama yang disponsori sepenuhnya oleh pihak swasta. Pembangunan bandara ini diinisiasi oleh PT Gudang Garam melalui anak perusahaannya PT Surya Dhoho Investama.
Selain itu, PT Gudang Garam tercatat menggelontorkan dana investasi untuk pembangunan bandara ini sebanyak Rp 10,8 triliun. Yang mana nilai investasi tersebut dibagi menjadi tiga tahap.
Tahap pertama sejumlah Rp 6,6 triliun, tahap kedua sejumlah Rp 1,2 triliun dan terakhir tahap ketiga mencapai Rp 3 triliun.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
