
Ilustrasi operasional Kereta Cepat Whoosh.
JawaPos.com–PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) kembali menjalin kerja sama dengan destinasi wisata dan restoran guna mendorong kunjungan wisata di sekitar Stasiun Kereta Cepat Whoosh.
”Kali ini kerja sama dilakukan dengan destinasi wisata Tepi Kota Healing di Arcamanik, Bandung; Tepi Danau di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat; dan Baker Street Resto di Cimandiri, Kota Bandung,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa seperti dilansir dari Antara.
Eva mengatakan, untuk dapat menggunakan promo itu, penumpang kereta cepat harus menunjukkan tiket fisik maupun bukti transaksi di aplikasi/website/email penumpang dengan ketentuan 1 tiket berlaku untuk 1 orang. Promo berlaku sampai dengan H+15 dari tanggal pada tiket dan promo berlaku hingga Oktober 2024.
Selain itu, tiket yang sudah digunakan tetap dapat digunakan untuk mendapatkan promo di destinasi wisata yang sudah bekerja sama dengan KCIC lainnya. Eva Chairunisa menyampaikan, tidak sedikit penumpang Kereta Cepat Whoosh yang memanfaatkan promo ke berbagai destinasi wisata sebelumnya.
”Sehingga testimoni positif pun datang dari penumpang dan pengelola destinasi wisata tersebut,” terang Eva Chairunisa.
KCIC saat ini juga sedang mempersiapkan berbagai kolaborasi lain untuk memberikan manfaat lebih bagi penumpang Kereta Cepat Whoosh. Adapun sampai dengan sampai saat ini manfaat yang akan dirasakan penumpang Kereta Cepat Whoosh antara lain:
Lebih lanjut Eva menyampaikan, melalui kolaborasi itu KCIC turut membantu mendorong peningkatan kunjungan wisata di wilayah Jawa Barat. KCIC akan selalu terbuka untuk menjalin kerja sama dengan destinasi wisata dan restoran lain selama hal itu berdampak positif bagi semua pihak terkait.
Kerja sama tersebut dinilai menambah manfaat yang didapatkan penumpang Kereta Cepat Whoosh makin luas. Bukan hanya layanan pada penumpang, KCIC juga berupaya untuk terus berkontribusi pada pengembangan ekonomi di sekitar trase Kereta Cepat Whoosh.
”Kereta Cepat Whoosh ini bukan hanya moda transportasi penumpang tetapi juga bisa menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat,” ujar Eva Chairunisa.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
