
Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
JawaPos.com - Pemerintah berencana mengembangkan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, yang sempat sepi penumpang menjadi bengkel pesawat.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan pengembangan bengkel pesawat di Bandara Kertajati ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat industri penerbangan nasional. Terutama melalui pengembangan kawasan Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) dan Aerospace Park di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.
“Bandara Kertajati memiliki keunggulan lokasi dan potensi industri yang luar biasa. Pengembangan MRO dan Aerospace Park akan menjadi tonggak penting menuju kemandirian teknis dan peningkatan daya saing industri penerbangan nasional,” kata Menhub Dudy dalam keterangannya yang diterima JawaPos.com, Rabu (23/4).
Belum lama ini berlangsung penandatanganan Perjanjian Induk (Head of Agreement/HoA) dan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara PT GMF AeroAsia, PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB), dan Kementerian PPN/Bappenas.
Lebih lanjut Dudy Purwagandhi menyoroti keberadaan bengkel pesawat di Bandara Kertajati akan menjadi peluang besar, mengingat saat ini 46 persen pesawat nasional masih melakukan perawatan di luar negeri.
Menurut Menhub, dengan hadirnya Kertajati Aircraft Maintenance Center (KAMC) seluas 84,2 hektare yang merupakan bagian dari kawasan Kertajati Aerocity seluas 3.480 hektare, Indonesia akan memiliki basis perawatan pesawat terintegrasi yang diharapkan mampu menekan biaya operasional dan meningkatkan efisiensi industri penerbangan.
Senada dengan itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rahmat Pambudy mengatakan proyek ini bukan hanya mengoptimalkan pemanfaatan bandara semata.
Namun, kata dia, akan menjadi upaya untuk membangun kemandirian industri Dirgantara nasional, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Kawasan Kertajati Aerocity ke depan akan dilengkapi dengan terminal penumpang, kawasan komersial, e-commerce hub, serta konektivitas antarmoda. "Proyek ini diharapkan menjadi magnet investasi global dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat dan Indonesia secara umum," tutup Rahmat Pambudy.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
