Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Desember 2023 | 03.18 WIB

Konstruksi Bendungan Cipanas Rampung, Siap Pasok Jaringan Irigasi hingga Bandara Kertajati

Pembangunan Bendungan Cipanas di Kabupaten Sumedang, telah rampung. - Image

Pembangunan Bendungan Cipanas di Kabupaten Sumedang, telah rampung.

JawaPos.com–Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan pembangunan Bendungan Cipanas di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Bendungan itu akan berfungsi untuk mendukung sumber air baku di kawasan Cirebon-Patimban-Kertajati (Rebana).

Selain itu, Bendungan Cipanas akan dimanfaatkan untuk mendukung pertanian di kawasan tersebut dengan menyiapkan saluran irigasi dari bendungan tersebut untuk mendukung ketahanan pangan.

Bendungan dan jaringan irigasi dibangun dengan biaya besar. Oleh karena itu pastikan kualitas pekerjaan baik sehingga dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk mengairi sawah-sawah milik petani,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Bendungan berkapasitas 250,81 juta meter kubik itu diproyeksikan mampu menambah suplai air irigasi pertanian di Kabupaten Sumedang dan Indramayu seluas 9.273 hektare di daerah irigasi Cipanas, Cibunut, dan Cikawung.

Pasokan air dari Bendungan Cipanas diharapkan mampu menambah intensitas tanam para petani menjadi 2 atau 3 kali panen dari sebelumnya yang hanya sekali panen dengan metode tadah hujan.

Bendungan itu juga mampu memenuhi pasokan air baku sebesar 850 liter/detik untuk kawasan industri Rebana, kawasan permukiman, hingga Bandara Kertajati. Saat ini Ditjen SDA telah menyiapkan pasokan air sebesar 650 liter/detik dari Bendungan Cipanas untuk kawasan industri di Kabupaten Sumedang.

Selain itu, disiapkan pula pasokan sebesar 100 liter/detik untuk kebutuhan air minum masyarakat Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Bendungan Cipanas memiliki tinggi 71,6 meter dengan tipe urukan inti tegak. Bendungan yang memiliki luas genangan 1.315,95 hektare yang juga dapat dimanfaatkan sebagai pengendali banjir untuk wilayah Indramayu dan sekitarnya karena mampu memangkas debit banjir sebesar 487,75 meter kubik/detik. Selain itu, bendungan ini juga memiliki potensi sumber pembangkit listrik sebesar 3 MW.

Bendungan itu dikerjakan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air pada 2016 hingga 2023. Sedangkan kontraktornya adalah PT Wijaya Karya – PT Jaya Konstruksi (KSO) yang fokus pada pembangunan tubuh bendungan. Sedangkan PT Brantas Abipraya (Persero) ikut membangun infrastruktur pendukung Bendungan Cipanas.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore