
Potret 3 desa wisata andalan kebupaten kediri. (Radar Kediri)
JawaPos.com - Pembangunan Bandara Dhoho Kabupaten Kediri sudah selesai, dan akan segera beroperasi setelah pihak pengelola memperbaiki aspek keamanan bandara dan mendapatkan izin dari semua pihak.
Sebagai bandara dengan level internasional, kawasan di sekitar Bandara Dhoho Kediri tentu akan menjadi salah satu kawasan yang sibuk dengan keluar masuknya orang-orang dari berbagai daerah.
Hal tersebut akan meningkatkan kehadiran wisatawan lokal maupun internasional. Keberadaan Bandara Dhoho Kediri mempernudah para wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Kediri.
Berbarengan dengan rencana operasional Bandara Dhoho Kediri, Pemkab Kediri diketahui tengah menyiapkan dan mengembangkan tiga destinasi desa wisata terbaik didaerahnya.
Dikutip Radar Kediri (JawaPos Grup), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri Adi Suwignyo menuturkan bahwa selain desa wisata Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) dan Kelud, optimalisasi kawasan desa wisata Besuki juga tengah digencarkan.
"Besuki salah satu wisata unggulan di Kabupaten Kediri yang juga menjadi primadona,” ujar Kepala Disparbud Kabupaten Kediri Adi Suwignyo yang dikutip Dikutip Radar Kediri (JawaPos Grup).
Ketiga desa wisata yang terus dikembangkan itu, diharapkan juga mampu meramaikan para pengunjung yang akan mendarat di Bandara Dhoho Kediri nanti.
Simak penjelasan dibawah ini untuk mengetahui lebih lanjut terkait ketiga desa wisata Kediri tersebut yang dikutip dari Radar Kediri (JawaPos Grup).
1. Kawasan Wisata Monumen Simpang Lima Gumul (SLG)
Dilansir dari Radar Kediri (JawaPos Grup), kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) ini merupakan destinasi wisata favorit di Kabupaten Kediri.
Hal tersebut dapat dibuktikan dari data pengunjung selama triwulan pertama tahun 2023. Dimana, terdapat sekitar 126.680 orang yang berkunjung ke kawasan ini pada saat itu.
Beberapa keindahan yang ditawarkan oleh kawasan SLG ini, salah satunya adalah pohon terompet emas atau dikenal dengan sebutan Tabebuya.
Jika beruntung, pengunjung dapat menikmati indahnya pohon-pohon yang mirip pohon sakura di Jepang itu bermekaran disepanjang mata memandang.
Sayangnya, bunga dari pohon Tabebuya ini hanya mekar ketika musim kemarau. Lebarnya sekitar 2,5 hingga 10 sentimeter. Bunga ini memiliki lima macam warna diantaranya kuning, pink rosea, putih, ungu, dan merah.
2. Kawasan Wisata Lereng Gunung Kelud

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
