
Prilly Latuconsina Mati Rasa Ditinggal Orang Terdekat. (instagram @prillylatuconsina96)
JawaPos.com - Aktris Prilly Latuconsina mendapat kecaman dan komentar negatif dari netizen atas tindakannya yang memasang fitur Open to Work di LinkedIn.
Prilly digeruduk netizen karena tindakannya membuat mereka kecewa dan sedih di tengah ketersediaan lapangan pekerjaan yang semakin menantang. Prilly menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud untuk tidak punya empati atau tidak sensitif pada kondisi orang-orang.
Dia memasang fitur itu bukan untuk tujuan mengambil kesempatan siapa pun, melainkan sebagai bagian dari proses belajarnya untuk terus bertumbuh mengarungi hal baru di luar dunia hiburan yang ditekuninya selama belasan tahun.
Setelah fitur Open to Work Prilly viral di media sosial dan mendapat ekspos yang cukup luas, akun miliknya LinkedIn tiba-tiba menghilang. Hal itu diakui Prilly.
"Soal akun LinkedIn yang sempat hilang, saya juga ingin menyampaikan dan menjelaskan secara terbuka bahwa hal tersebut di luar kendaliku. Karena saat itu akun LinkedIn aku mengalami penelusuran aktivitas yang sangat tinggi dan akhirnya sampai saat ini belum bisa dibuka dan sekarang dalam proses pemulihan," akunya.
Prilly mengakui fitur Open to Work ini sebagai bagian dari komitmennya untuk melakukan kerja sama dengan sejumlah pihak di luar dunia hiburan yang membesarkan namanya. Dia pun berjanji akan terus melakukan hal tersebut di masa yang akan datang.
“Ke depannya saya tetap berkomitmen untuk menjalankan dan melanjutkan kerja sama serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi banyak orang. Dan komitmen ini akan terus menjadi prioritas utamaku,” katanya.
"Sekali lagi aku ingin minta maaf karena telah menimbulkan situasi yang tidak nyaman bagi teman-teman semua. Terima kasih untuk kalian semua atas masukan, perhatian, dan pengertiannya," imbuh Prilly Latuconsina.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022