
Ressa Rizky Rosano, pria 24 tahun yang mengaku sebagai anak dari penyanyi Denada. (YouTube: Curhat Bang Denny Sumargo)
JawaPos.com - Ratih Puspita Dewi, adik dari mendiang Emilia Contessa, yang selama ini mengasuh sekaligus membesarkan Ressa Rizky Rosano sejak masih berusia 10 hari hingga dia memasuki usia dewasa.
Sementara ibu kandungnya, penyanyi Denada, disebut tidak pernah mengasuh dan tidak pernah memberikan nafkah terhadap Ressa. Jangankan memberikan nafkah, menanyakan kabar Ressa saja tidak pernah dilakukan Denada selama ini.
"Tanya kabar saja tidak pernah. Harusnya kan tanya, anak aku gimana? Sakit atau sehat? Ini tidak ada sama sekali," kata Ratih dalam podcast di kanal YouTube Denny Sumargo.
Ressa hidup dan dibesarkan oleh Ratih dengan biayanya sendiri diperlakukan seperti halnya anak sendiri. Sementara Emilia Contessa dulu sempat menjanjikan susu dalam jumlah besar namun kenyataannya pernah tidak ada.
Menurut Ratih, dia sangat kecewa kepada Denada karena pesan WhatsApp dirinya malah diblokir oleh Denada. Padahal, dia selama kurang lebih 24 tahun mengasuh sekaligus membesarkan Ressa.
"Saya tahu diblokir sama Denada karena saya kirim pesan WA cuma centang 1. Saya kirim pesan ke dia karena saya sudah tua. 'Mbak, titip Ressa ya.' Lho, kok diblokir," ungkapnya.
Ronald Armada selaku kuasa hukum Ressa sekaligus menantu dari Ratih mengaku sakit hati dan kecewa atas perlakuan Denada terhadap ibu mertuanya.
Padahal, anaknya selama ini sudah diasuh dan dibesarkan dengan sangat baik, namun ternyata Ratih malah diperlakukan tidak baik.
"Saya sebagai anak tersinggung ya, kok dia nggak punya adab. Kita tidak pernah minta apa pun selama ini, silakan nanti dibuktikan ke persidangan, akan malu sendiri," paparnya.
Secara terpisah, Denada melalui kuasa hukumnya membantah disebut tidak bertanggung jawab terhadap Ressa. Denada mengaku bertanggung jawab memenuhi semua kebutuhannya selama ini, termasuk biaya pendidikan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
