
Aktor Ammar Zoni dan 5 warga binaan lainnya resmi dipindah dari Rutan Salemba Jakarta Timur ke Lapas Super Maximum Security di Pulau Nusakambangan. (Ditjenpas Kementerian Imipas)
JawaPos.com - Terdakwa Ammar Zoni kini bisa bernapas lega setelah perjuangannya bersama kuasa hukum untuk dapat mengikuti persidangan secara langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat akhirnya dizinkan.
Hal ini terkait dengan kasus dugaan peredaran narkoba yang terjadi di Lapas Salemba Jakarta Pusat pada awal tahun 2025 lalu.
Mulai sidang tertanggal 18 Desember 2025, Jaksa Penuntut Umum (JPU) diperintahkan oleh majelis hakim untuk menghadirkan Ammar Zoni dkk ke hadapan persidangan.
"Terdakwa I, Terdakwa II, Terdakwa III, Terdakwa V, dan Terdakwa VI, dihadirkan untuk dilakukan sidang secara offline," kata majelis hakim Negeri Jakarta Pusat, Kamis (11/10).
Adapun Terdakwa IV diperbolehkan oleh majelis hakim untuk mengikuti persidangan secara virtual mengingat yang bersangkutan menderita penyakit TBC dan untuk menghindari penularan penyakit.
Jon Mathias selaku kuasa hukum menyambut positif Ammar Zoni akhirnya diperbolehkan untuk mengikuti jalannya persidangan secara langsung di PN Jakarta Pusat mulai pekan depan.
Menurut Jon Mathias, Ammar Zoni bakal membongkar secara terang kasus dugaan peredaran narkoba yang terjadi di Lapas Salemba Jakarta Pusat.
"Mudah-mudahan Ammar sesuai dengan janjinya akan membongkar perkara peredaran narkotika dan birokrasi di lapas. Supaya ketahuan bagaimana peran dari para petugas lapas," ujar Jon Mathias.
Harapannya dengan Ammar Zoni bicara secara blak-blakan, lapas dapat benar-benar terbebas dari peredaran narkoba di masa mendatang karena tim pemantauan dan pengawasan bekerja secara maksimal dan profesional.
"Harusnya fungsi pengawasan itu pencegahan. Ibarat rumah, masak dibiarkan maling masuk ke dalam rumah kita dulu baru ditangkap. Harusnya sebelum masuk sudah dicegah," paparnya.
Sebelumnya, Ammar Zoni telah mengajukan permohonan sebagai justice collaborator (JC) kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terkait kasus dugaan peredaran narkoba di dalam lapas Salemba yang kasusnya sedang bergulir di PN Jakarta Pusat.
Pihak LPSK masih menelaah kemungkinan mengabulkan atau menolak permohonan tersebut. Namun yang pasti, Ammar Zonni harus memenuhi syarat apabila dikabulkan.
Ammar harus mampu membongkar struktur kejahatan, alur transaksi, hingga aktor yang berada di level pengendali dalam jaringan untuk tujuan membongkar jaringan kejahatan yang lebih besar.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
