
Keira Shabira dilaporkan salah satu sutradara film ke polisi atas kasus dugaan penipuan dan UU ITE terkait investasi bodong robot trading Super AI. (Abdul Rahman)
JawaPos.com - Artis Keira Shabira membenarkan bahwa dirinya dilaporkan Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penipuan dengan modus investasi robot trading Super AI. Pelapornya adalah salah satu sutradara dengan nama terkenal.
Dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan dan pelanggaran UU ITE terkait aplikasi investasi, Keira Shabira bingung. Pasalnya, dia bukan orang orang yang berada di dalam manajemen perusahaan platform Super AI dan tidak pernah membujuk sang sutradara untuk terlibat dalam investasi.
"Kita sebenarnya urusannya di perfilman sih. Pada saat ketemu memang lagi ngurusin film, lagi ngurusin proyek baru, bukan sama sekali untuk ngurusin Super AI. Tapi statement dari dia, dia bilang saya datang untuk menawarkan Super AI," kata Keira Shabira saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (11/11).
Menurut dia, pada saat itu ada saksi pertemuannya dengan sutradara yang melaporkannya ke Polda Metro Jaya."Di situ ada sutradara lain juga yang memang kita mau ngerjain project film," ungkapnya.
Keira Shabira membenarkan bahwa sutradara itu sempat bertanya tentang Super AI kepada dirinya karena dia sudah join terlebih dahulu. Dia pun memberikan penjelasan sesuai yang ditanyakan namun tidak pernah mengajak atau merekrutnya.
Menurut Keira Shabira, sang sutradara mendapatkan keuntungan di awal bergabung. Dia ternyata cukup agresif menaruh dana cukup besar. Dia pun merekrut timnya untuk bergabung dalam bisnis trading.
Sang sutradara mulai pusing karena belakangan keuntungan yang dijanjikan tidak terjadi. Alhasil, dia pun merasa ditipu sehingga membuat laporan polisi.
Keira Shabira mengaku dirinya juga korban karena juga turut dirugikan dalam permasalahan ini. Dia bingung kenapa dirinya yang justru dilaporkan oleh sutradara itu.
"Harusnya kita sama-sama korban. Kalau mau kita ngelaporin orang di atas aku. Aku agak kesal disebut membujuk dia, itu sangat jauh dari fakta. Kenapa mesti ngarang gitu," katanya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
