
Ilustrasi bertemu dengan calon mertua. (shutterstock)
JawaPos.com-Viral di media sosial seorang perempuan berhijab diperlakukan kurang nyaman oleh calon mertua di hadapan anaknya saat berada di sebuah mobil. Video itu diunggah akun Instagram pinranginformasi dan mendapat love sebanyak 59 ribu lebih sampai sekarang.
Dalam video itu, terlihat ibunya meminta duduk di kursi depan mobil dengan meminta calon menantu duduk di kursi belakang. Tak hanya itu, ibu itu juga melayangkan protes terhadap anaknya karena membelikan barang untuk kekasihnya yang saat ini belum berstatus sebagai istri.
Menurut dia, seharusnya yang dibelikan barang adalah dirinya, bukan perempuan yang belum resmi menjadi istrinya.
Psikolog Dody Tri menilai, perlakuan ibu itu terhadap calon menantu merupakan ekspresi dari kekhawatiran sekaligus ketakutan seorang ibu bakal kehilangan cinta dan kasih sayang dari anak kandungnya.
"Mari sejenak mencoba memahami ibu ini dengan hati yang lapang. Setiap teguran kerasnya mungkin berasal dari kerinduan akan perhatian yang tulus. Kekhawatiran akan kesepian di masa tua. Keinginan untuk tetap merasa dibutuhkan," kata Dody Tri kepada JawaPos.com.
"Bagaimanapun, di balik kata-kata tajamnya, tersimpan kasih sayang yang dalam seorang ibu yang telah mengabdikan hidupnya untuk keluarga," imbuh Dody Tri.
Dody Tri juga memberikan tanggapan terkait pernyataan kekasih dari anaknya yang mengatakan tidak apa-apa, nanti aku beli sendiri sebagai respons atas protes ibunda dari kekasihnya yang membelikan barang untuk dirinya.
Bagi Dody Tri, pernyataan calon menantu menunjukkan kemandirian dengan hati. Menunjukkan bahwa cinta sejati tidak memandang materi. Selain itu, pernyataan calon menantu juga menunjukkan harga diri yang lembut.
"Dia menolak untuk direndahkan tanpa perlu membalas dengan kata-kata pedas. Itu juga menunjukkan kekuatan dalam kesederhanaan. Dia memilih jalan damai dengan tidak memperuncing konflik. Sikapnya mengingatkan kita bahwa terkadang, kelembutan justru membutuhkan keberanian yang lebih besar," tutur Dody Tri.
Bagi anak laki-laki yang merupakan kekasih dari perempuan berhijab, menurut Dody Tri, percakapan itu merupakan proses menuju pendewasaan sekaligus kesempatan untuk belajar
"Mendengarkan dengan hati, bukan hanya dengan telinga. Memahami bahwa cinta kepada ibu dan pasangan bisa berjalan beriringan. Menemukan cara untuk membahagiakan kedua perempuan yang dicintainya tanpa harus memilih," papar Dody Tri.
Percakapan di dalam mobil yang viral di media sosial juga memberikan sejumlah hikmah bagi banyak orang. Beberapa diantaranya berupa cinta yang berbagi tidak lantas berkurang, setiap hati rindu untuk dapat dipahami, hingga ruang untuk bernapas.
"Dalam setiap hubungan, kita perlu memberi ruang bagi masing-masing pihak untuk tumbuh dan menjadi diri sendiri," ungkap Dody Tri.
