Emma Watson (IMDb)
JawaPos.com – Aktris Emma Watson mengungkap pandangannya mengenai tekanan sosial untuk menikah dalam wawancara podcast On Purpose bersama Jay Shetty.
Dilansir dari laman Elle pada Senin (29/9), Watson menilai dorongan agar anak muda segera menikah sebagai tindakan yang kejam dan tidak romantis. Menurutnya, pernikahan adalah sebuah keajaiban yang tidak seharusnya dipaksakan pada usia tertentu.
Watson menekankan bahwa memaksa seseorang menikah justru meremehkan upaya menjaga hubungan jangka panjang yang sehat.
Baca Juga: Emma Watson Ungkapkan Rasa Sakit Karena Penolakan Serta Kerasnya Persaingan di Industri Hollywood
Aktris berusia 35 tahun tersebut juga menyebut tekanan menikah dapat membuat perempuan merasa tidak berharga atau seolah gagal dalam hidup.
Bagi Watson, menanti waktu yang tepat dan memahami diri sendiri jauh lebih penting daripada sekadar memenuhi ekspektasi masyarakat.
Pemeran Hermione dalam seri Harry Potter itu juga menyoroti pentingnya mengenal diri sebelum membangun kemitraan hidup.
Baca Juga: Emma Watson Buka Suara Tentang Perbedaan Pendapat dengan JK Rowling Tanpa Kehilangan Rasa Hormat
Watson mengaku baru setahun terakhir merasa siap secara emosional untuk menjalin hubungan serius. Watson menilai bahwa sebelumnya ia belum memiliki visi dan tujuan hidup yang jelas untuk berbagi dengan pasangan.
Emma Watson mengaku bahagia belum menikah dan bersyukur tidak pernah bercerai karena terburu-buru.
Watson juga mengatakan pernikahan seharusnya lahir dari keinginan tulus, bukan kebutuhan atau paksaan sosial. Menurutnya, kemitraan sejati memerlukan kesadaran penuh tentang siapa diri kita dan apa yang ingin dicapai.
Pemeran Belle dalam Beauty and the Beast juga berbagi nasihat ibunya yang mengatakan bahwa keinginan bersama pasangan haruslah karena cinta, bukan kebutuhan.
Watson menilai banyak orang menikah tanpa mengenal diri sendiri sehingga keputusan diambil dari rasa butuh, bukan murni keinginan. Kini, ia merasa hidupnya sudah utuh dan siap memilih pasangan karena benar-benar menginginkan, bukan membutuhkan.
Watson menambahkan bahwa pernikahan dan cinta adalah hal berbeda yang membutuhkan komitmen mendalam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022