Pelapor kasus kekerasan sekolah kembali ke Korea, tantang klaim Song Ha Yoon dan siapkan gugatan. (Instagram/@hayoonsong1202 & YouTube/연예 뒤통령이진호(@Behind_Master))
JawaPos.com - Kontroversi seputar aktris Song Ha Yoon kembali mencuat setelah muncul perkembangan baru dalam kasus dugaan kekerasan di masa sekolah.
Sosok pelapor yang dikenal sebagai A, yang pertama kali mengungkap kasus ini pada 2024 lalu, kini telah kembali ke Korea Selatan setelah cukup lama tinggal di Amerika Serikat.
Kepulangannya semakin memperbesar sorotan publik, apalagi ia menyatakan akan mengambil langkah hukum serta mengecam keras pernyataan Song Ha Yoon yang dianggap terus berubah-ubah.
Baca Juga: Warga AS Korban Dugaan Bullying Song Ha Yoon Tiba di Korea Selatan, Siapkan Gugatan Rp 117 Miliar
Melansir laman Allkpop, pada Sabtu (30/8), kanal YouTube Entertainment President Lee Jin Ho menayangkan episode khusus berjudul “Kesaksian Pelapor Bagian 1: Dugaan Kekerasan Sekolah Song Ha Yoon.”
Dalam tayangan itu, A menceritakan pengalamannya sejak pertama kali memberanikan diri mengungkap kasus ini ke publik.
Ia mengaku awalnya ingin melanjutkan hidup dengan tenang setelah pengakuannya viral.
Baca Juga: Pelapor Rilis Pernyataan Ketiga Soal Song Ha Yoon, Tuduhan Kekerasan Sekolah dan Hukum Makin Memanas
Namun, situasi berubah ketika polisi menghubunginya terkait gugatan yang diajukan Song Ha Yoon terhadap dirinya.
“Saya benar-benar terkejut. Bagaimana bisa pelaku justru menggugat korban? Ada yang tidak beres. Bahkan korban lain berkata, ‘Song Ha Yoon tidak tahu malu,’ dan orang-orang di sekitar kami bilang, ‘Dia memang selalu seperti itu, jadi tidak heran,’” ujar A.
Salah satu poin yang paling diperdebatkan adalah alasan pemindahan sekolah Song Ha Yoon di masa lalu.
Aktris itu bersikeras bahwa kepindahannya ke sekolah lain tidak ada kaitannya dengan kasus kekerasan, melainkan karena alasan terkait dunia hiburan. Namun, A menegaskan hal itu tidak masuk akal.
“Adakah alasan lain untuk pemindahan paksa selain hukuman disiplin? Saya rasa tidak. Ada bukti jelas bahwa dia dikenai sanksi, dan semua orang di sekolah mengetahuinya,” tegas A.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
