
Jerome Polin. (Instagram Jerome Polin)
JawaPos.Com - Di tengah carut marut kebijakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hingga memicu demo besar-besaran, Youtuber Jerome Polin turut menyita perhatian masyarakat.
Berdasarkan Pantauan Jawa Pos di media sosial, baru-baru ini Jerome Polin telah ditawari untuk menjadi buzzer dengan bayaran yang sangat fantastis.
Dikutip dari laman Instagram pribadinya, Jerome Polin mengungkap bahwa dirinya sempat mendapatkan tawaran fantastis senilai Rp150 juta untuk menjadi buzzer.
"Halo kak, disini kami ingin menawarkan paid promote, untuk satu video konten dari kami apakah berminat kak? PP (RTP) ajakan damai Indonesia. Ajakan untuk damai dari pemerintah, DPR, Brimob ojol dan Masyarakat," demikian penawaran untuk Jerome Polin yang dijanjikan Rp 150 juta.
Seperti diketahui sebelumnya, YouTuber Jerome Polin sempat mengkritisi langkah DPR yang diakui membuat dirinya meradang.
Di tengah tuntutan rakyat, anggota DPR justru memutuskan WFH saat ada aksi demonstrasi, beberapa hari lalu.
Menurut pandangan Jerome, langkah tersebut sama sekali tidak tepat karena DPR adalah lembaga yang seharusnya berdenyut bersama kegelisahan dan keresahan rakyat.
Alhasil, tawaran menjadi Buzzer ini kembali membuat Jerome semakin kesal.
Meski konten yang harus dibuat Jerome Polin hanya satu, dalam bentuk video dan diminta dan diunggah melalui Reels Instagram pada 1 September 2025 pukul 15.0, Jerome justru memberi jawaban yang membuat publik kagum.
Di tengah kondisi Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja dengan kebijakan pemerintah yang masih kurang pas, Jerome Polin berharap hal-hal seperti ini bisa diperbaiki lagi.
Alih-alih membayar buzzer, Jerome Polin berharap pemerintah bisa menggunakan uang tersebut untuk mensejahterakan guru yang memiliki gaji rendah di Indonesia.
"Uang rakyat dipakai buat bikin narasi-narasi untuk pencitraan seolah semua baik-baik saja. Jangan sampai lengah, jangan terpecah belah, kawal terus," seru pria asal Surabaya itu.
Menurut dia, daripada uang Rp 150 juta digunakan untuk sewa buzzer, alangkah baik dan bermanfaatnya apabila digunakan untuk sejahterakan guru.
"Uang rakyat dipakai buat bayar buzzer per orang Rp 150 juta 1 post kalau dipakai buat naikin gaji guru per orang 10 juta, sudah bisa bikin 15 guru hidup sejahtera selama sebulan."
"Jangan lengah, kita kawal terus. Kita berhak atas transparansi pemakaian uang pajak kita! Sudah saatnya kita aware," ungkapnya.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
