
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim bersama kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, selasa (10/6). (Zalzilatul Hikmia/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pengacara Hotman Paris menanggapi pledoi Razman Arif Nasution yang cukup tebal, lebih dari 150 halaman. Hotman menganggap pledoi tersebut cukup dijawab dengan satu halaman saja sudah sangat cukup.
"Semua pledoinya itu yang berjumlah ratusan halaman nggak ada artinya, nol besar," kata Hotman Paris kepada wartawan, Selasa (29/7).
Menurut Hotman, Razman sebagai pengacara tidak boleh menuduh orang lain di media sosial meski tujuannya adalah untuk membela klien.
Apalagi, Razman dinilai salah langkah bertindak tidak diawali dengan laporan polisi atau gugatan perdana terlebih dahulu.
Menurut Hotman, saat ini tidak ada artinya apakah pelecehan seksual dirinya kepada Iqlima Kim itu benar atau tidak.
Sebab, Razman telah melakukan pencemaran nama baik tanpa didahului upaya hukum seperti laporan polisi.
"Yang dimaksud dengan perkara pencemaran nama baik itu adalah kalau kau mencemarkan nama baik orang tanpa didukung oleh prosedur hukum yang benar. Pengacara tidak boleh begitu saja menuduh walaupun ada kliennya. Tidak boleh mencemarkan nama baik orang langsung, apalagi dia berkali-kali di Instagram menuduh sangat sadis," kata Hotman.
Menurut pengacara yang kerap memamerkan kemewahan itu, siapapun tidak akan ada yang bisa menolong Razman untuk kasus ini. Sebab, kesalahannya dianggap sudah sangat terang berdasarkan prosedur hukum.
"KPK saja kalau OTT selalu menyebutkan nama inisial, ini langsung bilang Hotman penjahat seks, Hotman kelainan seks, Hotman begini-begini. Itu kesalahan dia dan itu tidak akan bisa ditolong oleh siapapun karena dia mengakui semua Instagram tersebut," paparnya.
Menurut Hotman, tindakan Razman seolah main hakim sendiri dengan membuat tuduhan yang cukup tajam di media sosial kepada dirinya.
"Kau tidak boleh mencemarkan nama baik orang, menuduh, membuat vonis, seolah-olah kamu adalah hakim sendiri, membuat tuduhan-tuduhan, padahal tidak ada upaya hukum apapun," imbuhnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
