Wasekjen DPP PSI, Doa Dibadai Hollo atau yang dikenal dengan panggilan Badai Kerispatih,
JawaPos.com - Pencipta lagu sekaligus musisi Doadibadai Hollo atau akrab disapa Badai menanggapi keterangan yang disampaikan penyanyi Sammy Simorangkir di hadapan majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK), saat menjadi saksi dalam sidang uji materi atas pasal dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Sammy Simorangkir ketika itu merasa tidak mendapat perlindungan hukum atas lagu yang berhasil dipopulerkannya bersama Kerispatih. Pasalnya, Sammy mengaku diminta bayar uang Rp 5 juta untuk setiap lagu jika mau membawakannya di panggung komersial.
Badai menyayangkan keterangan yang disampaikan Sammy Simorangkir. Karena suami Viviane dianggap tidak pernah membayar uang tersebut meski menggunakan lagu-lagu ciptaannya.
"Kalau dibilang diminta Rp 5 juta, itu pernyataan lisan atas permintaan manajemen kami pada saat itu. Sekarang saya tanya, yang bersangkutan pernah bayar nggak ke manajemen kami dulu?," kata Badai di bilangan Jakarta Selatan, Senin (28/7).
Menurut Badai, Sammy Simorangkir dilarang menyanyikan lagu-lagu ciptaannya kecuali membayar Rp 5 juta per lagu usai keluar dari Kerispatih murni ketentuan dari manajemen, bukan atas keinginannya secara pribadi selaku pencipta lagu.
Badai mengklaim dirinya secara pribadi tidak pernah memiliki ketentuan khusus soal nilai pembayaran terkait penggunaan lagu-lagu ciptaannya bersama Sammy Simorangkir.
“Saya enggak pernah ganggu Sammy, nggak pernah nagih. Dia nyanyi di mana-mana saya nggak pusing," katanya.
Menurut Badai, justru royalti yang dimintanya terhadap Kerispatih dan Sammy Simorangkir ketika akan menyanyikan lagu-lagu ciptaannya dalam bentuk persentase. Dia meminta sebesar 10 persen, namun Kerispatih menyanggupinya 5 persen.
Sedangkan Sammy Simorangkir disebut menolak untuk melakukan pembayaran royalti terhadap dirinya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
