
Farhat Abbas Bela Gayus Tambunan Kelaur Tahanan
JawaPos.com - Farhat Abbas mengaku bahwa dirinya mendapat protes dari sang ibunda setelah rumahnya didatangi Denny Sumargo, beberapa hari lalu. Dalam momen itu, Densu - sapaan akrab Denny Sumargo, dianggap berbicara dengan gaya sombong.
"Begitu saya merendah, melemah, dia ngomong kau, kau kau. Pusing saya dengarnya. Ibu saya sampai telepon saya, kok ada orang sombong?" ucap Farhat Abbas di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (7/11).
Setelah mendapat protes dari ibunya, Farhat Abbas berusaha menenangkannya. Dia justru menyalahkan diri sendiri dengan menyatakan sikap Denny Sumargo seperti itu sebagai reaksi atas perkataannya yang galak.
"Tapi saya pikir-pikir, saya nggak lebih galak dari dia di situ. Saya halus banget," ucap Farhat Abbas.
Dalam pertemuan dengan Densu kala itu, Farhat Abbas sempat bertanya terkait kata ta* yang sempat disampaikan Denny Sumargo pada dirinya dan membuatnya jadi emosional. Farhat dibuat jengkel dengan jawaban Densu.
"Ketika saya tanya, kau bilang ta* itu apa maksudnya? Kamu kan orang pintar, berpikir. Di rumah dia bilang ta* itu hebat. Tapi saya dengar ta*, itu karena dia kesal sama Farhat," tuturnya.
Farhat Abbas pun ingin meminta pandangan ahli bahasa untuk menjelaskan makna dari ta* supaya pengertiannya jadi lurus. Bukan subjektif berdasarkan orang yang menuturkan dan kemudian mengartikannya sendiri sesuai dengan kehendaknya.
Diketahui, Denny Sumargo mendatangi rumah Farhat Abbas yang terletak di bilangan Kemang Jakarta Selatan, beberapa hari lalu, setelah mendapat ancaman Farhat akan menghajar dirinya.
Densu pun menyerahkan diri dan mengaku siap untuk dipukul Farhat Abbas. Denny Sumargo bahkan mengaku tidak akan memperpanjang masalah jika Farhat benar-benar memukulnya.
Kedatangan Denny Sumargo ke rumah Farhat Abbas ternyata menimbulkan permasalahan baru. Terbukti, mantan suami Nia Daniaty resmi melaporkannya ke polisi terkait kasus ujaran kebencian.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
