
Photo
JawaPos.com - Prilly Latunconsina memiliki sejumlah hobi yang ternyata dilarang oleh orang tuanya untuk dikoleksi saat ini dengan alasan sudah dewasa atau pertimbangan demi penataan rumah yang baik.
Diketahui sejak kecil Prilly Latuconsina hobi sekali mengoleksi boneka Doraemon. Dulu bintang sinetron Ganteng Ganteng Serigala itu punya ratusan koleksi boneka Doraemon. Ada yang dibelinya sendiri tapi ada pula mendapatkannya dari fans yang datang ke lokasi syuting.Ada boneka statis tapi ada juga yang bergerak menggunakan daya listrik.
Bukan hanya mengoleksi boneka Doraemon, Prilly juga mengoleksi komiknya. Dia mengaku mengoleksi versi komik doraemon dari seri awal sampai terakhir ada di rumahnya. "Aku dimarahin sama mama aku karena sudah gede nggak boleh beli-beli barang aneh. Dulu apapun tentang Doraemon aku beli, aku ada," kata Prilly Latuconsina saat ditemui di bilangan Duren Tiga Jakarta Selatan Senin (1/8).
Koleksi Prilly lainnya yang kini dilarang oleh orang tuanya adalah jepitan rambut. Mantan kekasih Maxiem Bouttier tersebut dulunya gemar sekali mengoleksi jepitan rambut. Dari harga paling murah sekitar Rp 1000 sampai mahal dimiliki Prilly. Bahkan ada bando yang dibeli bintang film Danur itu sampai Rp 12 juta.
"Terus barang-barang vintage aku kayak kadang nggak berguna gitu. Kayak piring dan semacamnya, mama bilang sudah nggak boleh karena kan semenjak pindahan, semua kan harus serbarapi," kata aktris 25 tahun itu.
Dia mengakui termasuk orang yang suka membeli sejumlah barang yang disukainya demi membahagiakan diri sendiri. Entah Prilly suka dari sisi bentuk, warna, atau yang lainnya. Meskipun Prilly sendiri mengakui barang-barang tersebut pada akhirnya menumpuk di rumah tidak terpakai. Sisi baiknya, Prilly membeli sejumlah barang yang disukainya tidak dengan memaksanakan diri. Dia membelinya menyesuaikan dengan penghasilan yang diterimanya.
"Pertimbangannya karena suka aja sih. Tapi aku itu beli sesuai kantong. Kalau memang rezekinya ada ya beli untuk kesenangan sendiri nggak masalah, yang penting kita sudah melakukan kewajiban-kewajiban kita," tuturnya.
"Misalnya kita sudah nabung, kita sudah sedekah, terus sisanya buat kesenangan kita ya nggak masalah asal sesuai kantong kita dan nggak ngerepotin orang. Jadi kalau misal aku dianggap boros atau apa ya itu kan sesuai kantong aku, yang penting nggak minta duit sama orang lain," imbuh peraih penghargaan Forbes Asia 30 under 30 2022 itu. (*)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
