
Photo
JawaPos.com - Artis sekaligus penceramah Oki Setiana Dewi mengungkapkan kronologi meninggalnya sang ayahanda, Sulyanto Bin Sastromartoyo, Jumat (4/6). Dia mengaku keluarga tidak ada yang tahu detik-detik terakhir ayahnya menutup lembaran kehidupan di dunia.
Diungkapkan Oki, Sulyanto tidak tinggal serumah bersama dirinya. Ayah dan ibunya tinggal bersama di rumah Ria Ricis. Namun sayangnya saat meninggal dunia tadi pagi, Ricis sedang tidak berada di rumah. Dia berada di Flores untuk kegiatan syuting di sana.
"Tadi malam hanya ada ibu saya dan mbak penjaga rumah. Ricis ada di Flores sampai hari ini," katanya saat ditemui usai pemakaman di Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an Ustad Yusuf Mansur yang terletak di bilangan Cipondoh Tangerang.
Oki Setiana Dewi mengatakan ayahnya dalam keadaan sehat saat meninggal tadi pagi. Dia tidak mengalami masalah kesehatan yang serius. Sehingga tidak dilakukan perawatan di rumah sakit.
"Semalam masih baik baik saja. Semalam masih makan malam sama ibu di rumah," tutur perempuan berhijab itu.
Usai makan malam, lanjut Oki, ayahnya beranjak pergi ke kamar untuk tidur. Sementara ibundanya kebetulan tidur di kamar terpisah. Tadi pagi ibunya sudah mendapati Sulyanto dalam keadaan dingin.
Sekitar pukul 08.00 WIB tadi pagi, Oki Setiana Dewi dihubungi ibunya dan dikabari kalau ayahnya sudah dingin. "Jadi nggak ketahuan Papa kapan meninggal. Tadi pagi ibu mengabari kami ditelepon anak-anaknya, diberitahu beliau sudah dingin," katanya.
Oki Setiana Dewi pun dengan cepat memanggil ambulans agar ayahnya dibawa ke rumah sakit supaya ada kepastian. Sesampainya di rumah sakit, dokter menyatakan Sulyanto telah meninggal beberapa jam lalu. Kemungkinan almarhum menghembuskan napas terakhir jelang waktu salat Subuh.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
