
Photo
JawaPos.com - Setelah Lucky Hakim bersuara membongkar modus kejahatan yang diduga dilakukan oknum Kementerian Perdangan, beberapa orang yang menjadi korbannya juga ikut bergabung dengan Lucky dan siap menuntut keadilan.
Lucky mengatakan, korban-korban sengaja dibikin ketakutan untuk bersuara atau supaya tidak membuat laporan polisi. Karena jika hal itu dilakukan, pelaku yang bernama Dini dan Muhammad Yusuf (oknum Kemendag) mengancam akan melaporkan ke polisi, sekaligus mengadukannya ke pengadilan dengan tuduhan wanprestasi.
"Saking jahatnya orang itu, saya yakin banyak orang yang masih takut untuk melaporkan. Karena apa ? Ketika kita melapor, kita akan dilaporkan balik plus kita dilaporin ke pengadilan," terang Lucky Hakim.
Dengan ancaman yang mereka berikan ke korban, orang yang mengalami kerugian hanya ratusan juta disebut Lucky tidak akan bersuara karena risiko yang ditanggung korban dan perusahaannya cukup besar. Namun berhubung Lucky Hakim nominalnya cukup besar mencapai Rp 8,8 miliar rupiah, dia pun rela pasang badan dan tentu sudah mempertimbangkan segala risikonya.
Baca juga: Lucky Hakim Kena Tipu Oknum PNS Kemendag Rp 8,8 Miliar
Lucky Hakim berharap pemerintah memberikan perhatian atas kasus yang dialaminya. Apalagi modus penipuan ini dilakukan di gedung kementerian dan, kata Lucky, dilakukan secara terang-terangan.
"Ini harus menjadi perhatian untuk penyelenggara negara baik yudikatif, legislatif, maupun eksekutif. Bahwa banyak orang yang memanfaatkan jabatan, seragam, dan gedung-gedung pemerintahan yang dari uang rakyat, tapi dipakai untuk hal seperti ini," ungkapnya.
Lucky Hakim menjadi korban penipuan senilai Rp 8,8 miliar setelah perusahaannya mendapat penawaran tender kerjasama pembelian tiket perjalanan dinas Kementerian Perdagangan. Tergiur dengan keuntungan yang dijanjikan mencapai 20 persen dari modal, perusahaan Lucky Hakim pun memutuskan bekerjasama.
Namun setelah dijalani, kerjasama ini ternyata tidak sesuai harapan. Keuntungan yang dijanjikan juga tidak ada. Lucky Hakim bahkan cuma diberikan cek kosong setelah melakukan penagihan.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=gm0s7Hxk688&ab_channel=jawapostvofficial

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
