
Berduka - Penggemar Didi Kempot yang dikenal dengan sebutan Sobat Ambyar datang ke RS Kasih Ibu untuk mengantar kepergian penyanyi campursari legendaris yang tenar dengan lagu Stasiun Balapan, Selasa (5/5). Didi Kempot meninggal dunia di RS Kasih Ibu usa
JawaPos.com - Kepergian maestro campursari Didi Kempot untuk selama-lamanya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia. Tak terkecuali bagi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan para kadernya. Didi Kempot dinilai sebagai sosok yang bisa mengobati stres rakyat.
Cak Imin - sapaan akrab Muhaimin Iskandar, merasa kehilangan atas kepergian Didi Kempot. Menurutnya, Didi adalah legenda baru di dunia hiburan. Karyanya menyatu dengan kamu muda yang ternyata sangat bangga dengan lagu Jawa. "Itu memperkuat Bahasa Jawa," tuturnya saat dihubungi JawaPos.com.
Menurut Wakil Ketua DPR RI itu, syair lagu Didi mewakili jiwa yang resah, tapi kuat. Dia mengaku sangat terkesan dengan lagu sewu kuto. Selain pecinta lagu Didi, Cak Imin juga sangat dekat dengan penyanyi campursari itu.
Cak Imin terakhir bertemu dengan Didi sekitar tiga bulan lalu saat menghadiri acara pernikahan di Kendal, Jawa Tengah. Didi diundang untuk menghibur para undangan. PKB, kata Cak Imin, termasuk yang menggebrak kebangkitan Didi di Jakarta dan sekitarnya. Partai tersebut beberapa kali mengundang Didi untuk menjadi pengisi acara. Penonton pun selalu membludak.
Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kegigihan Didi berkarya, sehingga lagu-lagunya disukai masyarakat. "Berkreasi dengan serius dan konsiten pasti disukai publik. Itu yang menjadi pelajaran dari Didi Kempot," ungkapnya.
Sementara itu, Sekjen PKB M Hasanuddin Wahid menambahkan, berpulangnya Didi adalah kehilangan yang mendalam buat PKB dan sebagian besar masyarakat Indonesia. Sebab, Lord Didi adalah obat stres dari kegalauan sosial masyarakat.
PKB menaruh hati yang spesial kepada almarhum, karena di momen Harlah PKB dan pengukuhan pengurus, serta Harlah FPKB, Lord Didi menjadi pemuncak acara. Pada momen itu, Didi menyatukan elite negeri, menteri, legislator, hingga rakyat biasa. Mereka menyatu ambyar tanpa tersekat oleh background maupun strata sosial.
Menurut Hasan, Didi bukan sekadar seniman, tetapi juga terapis sosial. Walaupun lagu-lagunya sangat kental nuansa Jawa, tapi masyrakat dari suku dan etnis apapun bisa menikmatinya. "Menjadikan lagu-lagu Mas Didi sebagai pelipur lara, teman kala senggang, penyemangat menghadapi keadaan dan sebagainya," ucapnya.
PKB yakin nama dan karya Didi akan abadi, meski raganya telah berpulang. "Sugeng tindak Lord Didi, engkau mengajarkan bahwa lagu itu alat bagi masyarakat untuk menguatkan dan mendinamisir hidup mereka, bahkan menjadi pelatuk terjadinya perubahan sosial," pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=oRUJKBFt6CY
https://www.youtube.com/watch?v=Fx1-tEKpS70
https://www.youtube.com/watch?v=ZVYDzxryK1Q

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
