
David Copperfield
JawaPos.com - Kasus pelecehan seksual kembali menghantui panggung hiburan Hollywood. Kali ini giliran pesulap David Copperfield yang namanya terseret skandal.
Kabar tersebut bermula dari pengakuan mengejutkan mantan model Brittney Lewis. Dia mengklaim bahwa David Copperfield telah membius dan melakukan pelecehan seksual saat dirinya berusia 17 tahun.
Brittney Lewis mengatakan kepada TheWrap bahwa dia bertemu Copperfield pada bulan September 1998 di Atami, Jepang. Saat itu, dia tengah berkompetisi dalam kontes pemodelan Look of the Year.
Kemudian, Lewis mengklaim setelah kembali ke Utah, Copperfield mengundangnya untuk datang ke salah satu pertunjukkannya di California. Lewis datang ke acara tersebut setelah mendapat izin dari neneknya Patricia Burton. Setelah pertunjukan, Copperfield diduga membawanya ke sebuah bar, di mana dia melihat pesulap itu menuangkan sesuatu ke gelasnya.
"Saya bertanya, apa yang kamu lakukan? dan dia berkata, Oh, saya hanya sharing," katanya menurutkan ulang kejadian pada TheWrap seperti dilansir Aceshowbiz, Kamis (25/1).
Lewis mengaku pingsan setelah meminum beberapa teguk. Kemudian, yang dia ingat saat itu Copperfield berada di kamar hotel dengan jubah hitam menciumnya saat dia berbaring di atas tubuhnya.
"Saya ingat pakaian saya dilepas. Dia menciumi wajah saya dan kemudian saya mengingatnya mulai turun ke tubuh saya dengan wajahnya. Kemudian begitu dia mulai turun, saya benar-benar pingsan," jelasnya.
Keesokan paginya, Lewis terbangun dengan perasaan mual. Dia mengklaim bahwa Copperfield masuk kembali ke kamarnya untuk mengatakan bahwa tidak ada yang terjadi karena dia di bawah umur.
Copperfield kemudian menyarankan agar Lewis kembali ke rumahnya pada hari itu. Namun, sebelumnya, dia diminta menulis surat yang mengatakan bahwa dia baik-baik saja.
Beberapa bulan kemudian, asisten Copperfield memanggilnya untuk datang ke show-nya di Utah, tapi Lewis menolaknya. Lewis mengatakan bahwa dia melaporkan kejadian tersebut ke FBI pada tahun 2007. Tanpa niat mencari uang atau sensasi. Tetapi, pengacara dan manajer Copperfield belum menanggapi tuduhan tersebut.
Hingga akhirnya, Lewis mengungkapkan semua kejadian yang dialami melalui dukungan dalam gerakan #MeToo.
"Gerakan #MeToo sangat penting dan sudah lama berlalu. Kita semua menginginkan orang-orang yang merasa telah menjadi korban pelecehan seksual untuk diberdayakan, dan sebagai aturan yang harus kita dengarkan, maka akan terasa nyaman untuk maju," jelasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
