Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 November 2017 | 05.21 WIB

Ngaku Dibayar Miliaran Rupiah, Nikita Siap Buka-bukaan untuk Playboy

Nikita saat berpose topless. - Image

Nikita saat berpose topless.

JawaPos.com - Nikita Mirzani, artis layar lebar yang kerap beradegan ranjang dan sensasional, memang dikeal senang memamerkan berbagai pose seksinya di media sosial.


Tak heran bila akhirnya dia diminta untuk menjadi model di majalah Playboy terbitan Filipina. Mendapat tawaran menggiurkan itu, Nikita yang saat ini berstatus janda dua anak itu tanpa ragu menerima tawaran yang kabarnya mendapat bayaran yang fantastis.


Nikita mengklaim dibayar miliaran rupiah untuk sekali pemotretan. “Dibayar mahal lah. Kalau nggak mahal, gue mana mau. Ada miliaran, sekali pemotretan,” ujar Nikita saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (6/11).


Menurut, artis yang badanya dipenuhi sejumlah tato itu, dirinya sudah membuat kesepakatan antara manajemennya dengan majalah Playboy Filipina. “Udah (fix) Insya Allah. Eh Insya Allah,” ucapnya sambil tertawa.


Namun, wanita karib disapa Niki itu belum tahu pasti kapan pastinya dia akan menjalani pemotretan. Tapi, artis yang pernah terseret masalah prostitusi artis ini berjanji akan mengabarkan hal itu nanti di media sosialnya.


“Belum, kita meeting dulu. Kalau mau foto sama orang luar tuh ada prosesnya nggak langsung jebret gitu. Entar gue taruh di Instagram dah,” tandasnya.

Editor: Administrator
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore