
Selebgram Inara Rusli. (Instagram: mommy_starla)
JawaPos.com - Penyanyi Virgoun sudah melakukan klarifikasi atau memberikan penjelasan terkait pengaduan yang dilakukan Inara Rusli ke Komnas PA soal anak-anak yang diduga direbut.
Virgoun memberikan penjelasan kepada Komnas PA terkait masalah anak-anak yang kini berada di tangannya. Usai meminta penjelasan dari Virgoun, Komnas PA dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke rumah Virgoun untuk melihat kondisi anak-anak di sana secara langsung.
“Untuk kondisi anak-anak nanti tanya sama Komnas PA ya, karena nanti akan ada kunjungan. Aku nggak berani kasih statement apa-apa, biar Komnas Anak yang menilai,” kata Virgoun di bilangan Pasar Rebo Jakarta Timur, Selasa (10/2).
Virgoun mengaku, sama sekali tidak akan mempersulit Komnas PA untuk melakukan kunjungan ke rumah guna melihat anak-anaknya. Sebaliknya, Virgoun akan memfasilitasi agar Komnas PA bisa melihat secara langsung seperti apa kondisi anak-anak setelah bersamanya.
Selain itu, Komnas PA juga akan memfasilitasi adanya pertemuan antara Virgoun dengan Inara Rusli untuk tujuan membantu menjembatani terjadinya perdamaian diantara mereka.
Virgoun membantah mempersulit Inara Rusli bertemu dengan anak-anaknya. Menurut dia, Inara bertemu hingga beberapa kali dengan anak-anak. Termasuk di sekolah dan pada siang hari sebelum Inara mendatangi Komnas PA untuk membuat pengaduan, beberapa waktu lalu.
“Pada siang hari sebelum lapor ke Komnas PA juga masih ketemu sama anak-anak. Makanya saya bingung kenapa dilaporin,” ujar Virgoun.
Sementara itu, pihak Inara memberikan apresiasi pengaduan ke Komnas PA ditindaklanjuti dengan melakukan klarifikasi terhadap Virgoun.
Menurut pihak Inara, pengaduan dilakukan karena Virgoun dianggap mempersulit untuk bertemu dan berkomunikasi dengan anak-anaknya.
"Mau ketemu anak susah, mau ngomong sama anak susah. Lalu mau bawa anak pulang susahnya bukan main. Sudah gak kehitung sulitnya seperti apa," kata Lechumanan selaku kuasa hukum Inara Rusli.
Pengacara Inara Rusli heran dengan sikap Virgoun. Pada saat mengambil anak-anak dia diberikan kemudahan oleh Inara. Sementara pada saat Inara mau bertemu atau menjemput anak-anak, justru merasa dipersulit.
"Waktu dia mau ambil, kami kasih secara sukarela. Waktu dia mau datang, mau lihat anak, mau bawa anak main, kami kasih sukarela, tidak pernah kami batasi, tidak pernah kami larang. Nah, sekarang kami mau lihat dilarang, kami mau video call dilarang. Kami mau bawa pulang, sama sekali tidak merespons telepon dari klien saya," katanya.
Pengacara Inara Rusli mengingatkan Virgoun bahwa hak asuh anak ada di tangan kliennya. Oleh karena itu, dia meminta Virgoun agar segera memberikan anak-anaknya kepada kliennya.
Pihak Inara Rusli memberikan waktu selama 5 hari ke depan untuk Virgoun mengembalikan anak-anak. Jika tidak, akan ada langkah hukum tegas yang akan diambil.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
