Menjelang konser BTS, harga penginapan bisa naik hingga sepuluh kali lipat
JawaPos.com - ARMY (nama penggemar BTS) yang saat ini tengah bersiap menghadiri konser BTS di Korea Selatan menghadapi kesulitan dalam memesan penginapan untuk kunjungan mereka.
Secara khusus, ARMY berencana menghadiri konser BTS di kota Busan pada bulan Juni ini. Menurut laporan, secara tiba-tiba reservasi mereka dibatalkan dan menemukan kenaikan harga yang drastis di akomodasi lokal.
Pada tanggal 26 Januari, Pemerintah Metropolitan Busan menyatakan bahwa mereka telah menerima lebih dari 90 pengaduan melalui sistem pelaporan kode QR Organisasi Pariwisata Korea.
Dalam laporan tersebut, sebagian besar menuduh adanya praktik penentuan harga yang tidak wajar oleh operator akomodasi.
Seorang ARMY dari Daegu membagikan pengalamannya di media sosial, ia mengklaim bahwa sebuah hotel meminta pembatalan reservasi yang sudah dikonfirmasi.
"Apa yang seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan, telah berubah menjadi stres yang luar biasa karena harus mencari tempat menginap," ungkapnya.
Penggemar menduga bahwa hotel mencoba menjual kembali kamar dengan harga lebih tinggi, dan melaporkan masalah ini kepada tim layanan pelanggan platform pemesanan.
"Jika tidak ada yang berhasil, aku akan tidur di mobilku," tambahnya seperti yang diberitakan Allkpop.
Laporan serupa telah muncul lewat daring dimana para pelancong menuduh bahwa beberapa operator menekan tamu untuk membatalkan pemesanan yang sudah ada, atau menaikkan tarif per malam hingga sepuluh kali lipat.
"Masalah ini tampaknya meningkat, setelah pengumuman tanggal dan tempat konser BTS pada tanggal 13 Januari," ungkap seorang pejabat kota Busan.
"Dalam banyak kasus, penyedia penginapan mengklaim pemesanan dilakukan karena kesalahan akibat kerusakan sistem atau kesalahan staf, tetapi setiap pengaduan saat ini sedang ditinjau."
Survei terhadap platform pemesanan utama menunjukkan bahwa kamar hotel di Busan selama periode konser 12-13 Juni terdaftar dengan harga mulai dari 600.000 won hingga 700.000 won per malam atau sekitar Rp 6,9 juta hingga Rp 8,1 juta.
Sebuah wisma yang biasanya mengenakan biaya sekitar 70.000 KRW (sekitar Rp 812 ribu) per malam pada bulan Februari, ditemukan menawarkan kamar yang sama dengan harga 600.000 won pada bulan Juni.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
