
Aditya Zoni, adik Ammar Zoni, bersama dokter Kamelia. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Dokter Kamelia mengaku tidak tahu terkait isi plastik klip yang diminta untuk dikirimkan oleh Ammar Zoni. Dia hanya membantu sang kekasih mengirimkannya tanpa tahu apa isinya.
Terlepas dari hal tersebut, Kamelia mengakui aktif berkomunikasi dengan Ammar Zoni untuk tujuan membantu pengobatan bintang sinetron 7 Manusia Harimau supaya ditangani oleh psikiater mengatasi rasa candunya pada obat-obatan terlarang.
"Kalau masalah obat, Ammar itu dalam pengawasan psikiater teman saya dan konsultasinya lewat video call. Saya sudah izin juga dengan pihak rutan," kata Kamelia di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (15/1).
Kamelia memfasilitasi pengobatan Ammar Zoni atas kecanduannya pada obat haram karena di dalam Rutan Salemba tidak disediakan rehabilitasi untuk memutus candu.
"Ada sakit kecanduan yang perlu diobati karena ada zat-zat yang mempengaruhi fungsi saraf otaknya. Jadi masih ada keinginan untuk memakai," ungkapnya.
Ammar Zoni tidak benar-benar dapat putus dari kecanduannya pada obat-obatan terlarang karena tidak diobati secara menyeluruh. Apalagi, Ammar Zoni mengalami sejumlah rentetan permasalahan hukum atas kasus narkoba dan harus bolak-balik keluar masuk penjara.
Ammar Zoni kembali menggunakan narkoba,selain karena kecanduan, juga karena stres atas kasus yang dialaminya. Untuk menghilangkan candunya pada narkoba, Kamelia kerap membagikan obat pada Ammar Zoni sesuai arahan psikiater.
"Diberikan obat penenang, itu diperlukan dan sudah konsultasi dengan psikiater. Karena di rutan itu tidak ada rehabilitasi, di rutan tidak ada pengobatan ataupun pemulihan buat penyalahguna narkotika, sehingga diperlukan dari luar gitu kan," ceritanya.
Dampak pemberian obat secara rutin seminggu sekali pada Ammar Zoni membuatnya jadi lebih tenang. Ketika tidak diberikan obat, reaksi zat yang mempengaruhi otaknya memberikan dampak kurang baik pada mantan suami Irish Bella itu.
"Paling panas dingin terus dia suka marah-marah kalau nggak pakai itu. Makanya kenapa dikasih obat penenang karena sudah konsul dengan psikiater secara online," tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
