
Hanung Bramantyo. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemikiran sutradara Hanung Bramantyo sangat jelas dan lugas tidak akan menyalahkan guru seandainya anaknya dijatuhi hukuman atau kena sanksi di sekolah akibat kenakalan si anak.
Hanung merasa guru yang menjatuhkan hukuman atau memberikan sanksi ke anaknya yang nakal sudah tepat, selama hukuman tersebut terukur dalam rangka kepentingan edukasi kepada si anak.
"Nak, kelak kalau kamu ketahuan ngerokok di sekolah terus ditampar sama gurumu, jangan pernah ngadu ke Abi-mu," tegas Hanung Bramantyo dalam unggahannya di aku Instagram pribadinya.
Dia menambahkan, jika anaknya mengadu ditampar oleh guru di sekolah, Hanung Bramantyo memastikan akan menambahkan hukuman dengan menampar lagi anaknya supaya si anak tahu tindakannya tidak benar dan tidak dapat dibenarkan.
"Sebab kalau kalian ngadu, Abi pasti akan balik menamparmu," lanjutnya.
Pemikiran Hanung Bramantyo tersebut sejalan dengan pemikiran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang kerap disapa KDM menegaskan, tidak akan menyalahkan guru yang menjatuhkan sanksi atau hukuman ke anak yang nakal.
"Sesungguhnya ketika kita menitipkan anak kita di sekolah, kita sudah mempercayakan sepenuhnya kepada guru untuk melakukan pendidikan pada anak-anak kita," ungkap Dedi Mulyadi dalam video diunggahnya di Instagram.
Karena sudah memasrahkan sepenuhnya anak untuk diajar dan dididik, maka orang tua seharusnya rela dan ikhlas seandainya guru mendisiplinkan anak yang nakal supaya tahu mana yang baik dan mana yang tidak baik.
"Karena apa? Kalau kita melakukan pembelaan dan kita menyalahkan gurunya, anak itu akan merasa dia boleh melakukan tindakan apapun. Termasuk tindakan-tindakan yang melanggar karena orang tuanya melindungi," jelas KDM.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
