
Ammar Zoni divonis 3 tahun penjara oleh hakim. Kuasa hukum menegaskan bahwa vonis itu bukti Ammar Zoni bukan pengedar atau penjual Narkoba. (ANTARA/Risky Syukur)
JawaPos.com - Aditya Zoni sudah buka suara perihal keterlibatan sang kakak, Ammar Zoni, dalam kasus dugaan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba Jakarta Pusat bersama 5 orang tersangka lainnya.
Aditya Zoni mengatakan, pihak keluarga menghormati proses hukum dan akan menantikan fakta yang sesungguhnya terungkap di persidangan nanti. Adit memastikan pihak keluarga akan memberikan dukungan dan support untuk Ammar Zoni, tidak seperti narasi yang berkembang keluarga akan lepas tangan atau meninggalkan sang aktor.
"Walaupun banyak sekali coba-cobaan yang menghampiri keluarga saya. Teman-teman tahu sendirilah banyak sekali cobaan yang sudah menghampiri keluarga saya. Dan saya di sini akan terus support abang saya apa pun yang terjadi," kata Aditya Zoni.
Selain itu, Adit meminta teman-teman Ammar Zoni untuk tidak berkomentar terkait hal yang berpotensi melahirkan dampak kurang baik. Apalagi, kasus yang menjerat Ammar Zoni baru akan diketahui fakta sebenarnya setelah nanti kasusnya disidangkan di pengadilan.
"Saya sangat berpegang kepada hukum yang seadil-adilnya dan saya berharap pihak-pihak terkait bisa memberikan perspektif hukum yang sebaik-baiknya sesuai data, fakta, dan bukti," ungkap Aditya Zoni.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ammar Zoni ditangkap untuk keempat kalinya atas kasus narkoba. Berbeda dari beberapa kasus sebelumnya, kali ini Ammar Zoni ditangkap diduga mengedarkan narkoba di dalam Rutan Salemba, Jakarta Pusat.
Ammar Zoni mengedarkan narkoba bersama 5 orang lainnya berinisial A, AP, AM alias KA, ACM, dan MR. Mereka pun telah ditetapkan sebagai tersangka.
Mantan suami Irish Bella mendapatkan sejumlah narkoba berupa sabu, ekstasi, dan liquid ganja dari luar untuk kemudian diedarkan di dalam Rutan Salemba.
Ammar Zoni menjalin komunikasi dengan penyuplai sejumlah barang barang haram. Setelah barang bukti tersebut berhasil didapat, Ammar kemudian berkomunikasi dengan 5 orang tersangka lainnya untuk tujuan mengedarkan barang narkoba di lingkungan Rutan Salemba.
Akibat perbuatannya tersebut, Ammar Zoni bersama teman-temannya dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI. No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Ammar Zoni terancam dengan hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
