Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Oktober 2025 | 19.24 WIB

Berikan Semua Harta untuk Istri usai Cerai, Bedu: Saya Dikasih ATM Kosong

Dari kiri, Fitri Tropica, Cak Lontong, Mo Sidik, Bedu, dan Akbar. - Image

Dari kiri, Fitri Tropica, Cak Lontong, Mo Sidik, Bedu, dan Akbar.

JawaPos.com - Komedian Bedu telah resmi bercerai secara agama dengan sang istri,dengan jatuhnya talak beberapa waktu lalu. Pasangan ini kini masih sedang dalam proses perceraian secara negara di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Bedu menegaskan bahwa hartanya berupa rumah dan mobil dia serahkan sepenuhnya kepada istri dan anak-anaknya. Sementara Bedu angkat kaki dari rumah tidak membawa barang apa-apa.

"Cuma rumah sama mobil doang. Sudah kita kasih ke istri, semua diserahkan ke istri. Saya cuma dikasih ATM kosong," ujar Bedu saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa (30/9).

Sejumlah orang menyayangkan rumah tangga Bedu dan Irma Kartika Anggreani harus bercerai, padahal sudah melewati fase kritis dalam pernikahan. Bagi Bedu, angka 15 tahun mungkin lama bagi sejumlah orang, tapi tidak lama bagi mereka yang sudah berhasil membina bahtera rumah tangga selama puluhan tahun.

Terkait hak asuh anak, Bedu dan istri sepakat akan melakukan pengasuhan secara bersama-sama. Mereka tidak mau anak dijadikan rebutan di pengadilan.  

"Hak asuh anak kita bikin enak saja. Kita akan membesarkan sama-sama. Mendidik, merawat, dan memberikan kasih sayang bersama supaya mereka tidak kurang suatu apapun. Saya sudah bilang juga ke anak-anak," paparnya.

Meski mengakui sudah pergi dari rumah, Bedu enggan mengungkapkan secara pasti tanggal berapa dia memiliki hengkang dari rumah. Namun, saat ini dia tinggal bersama saudaranya di bilangan Cibubur Jakarta Timur.

"Pisah rumah sejak kapan? Ada lah.  Saya Pisah rumah dan saya juga sudah talak dia.  Secara Agama kita sudah bukan suami istri lagi," paparnya.

Bedu mengaku tidak merasa gagal sebagai kepala rumah tangga meski rumah tangganya bersama sang istri hancur. Menurut Bedu, apa yang terjadi bukan merupakan sebuah kegagalan. Tapi lebih karena nasib yang kurang beruntung.

"Beda gagal sama kurang beruntung ya. Tapi intinya, doakan saja yang terbaik buat saya,  buat kita semua. Semoga kita bisa diberikan keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah,"katanya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore