Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 September 2025 | 15.13 WIB

Lee Dong Gun Mengejutkan Semua Orang Usai Disebut Menderita Penyakit Langka Ankylosing Spondylitis

Lee Dong Gun menderita penyakit langka ankylosing spondylitis. (Allkpop) - Image

Lee Dong Gun menderita penyakit langka ankylosing spondylitis. (Allkpop)

JawaPos.com - Aktor Lee  mengungkapkan bahwa ia telah didiagnosis penyakit ankylosing spondylitis, penyakit langka yang hanya menyerang sekitar 1 persen populasi di Korea Selatan.
 
Melalui siaran SBS 'My Ugly Duckling' (28/9), Lee Dong Gun dirawat di rumah sakit setelah menderita radang mata yang berkepanjangan. 
 
Alih-alih menjalani pemeriksaan mata rutin, Lee Dong Gun justru menjalani rontgen seluruh tubuh, yang menimbulkan kekhawatiran di antara para panelis.
"Mata saya merah, dan terkadang fokus menjadi hilang. Ketika kondisinya memburuk, kemerahannya semakin parah dan saya menjadi sangat sensitif terhadap cahaya," jelas sang aktor.
 
"Melihat cahaya terasa menyakitkan, dan saya jelas merasakan penglihatan semakin menurun."
 
"Awalnya sangat menakutkan, karena penglihatan saya benar-benar memburuk," lanjutnya yang mengaku telah mengalami gejala tersebut selama lebih dari setahun. 
 
 
Dokter merespons, mencatat bahwa gejala-gejala tersebut menunjukkan uveitis kronis, peradangan pada lapisan tengah mata yang bertanggung jawab atas nutrisi dan pengaturan cahaya. 
 
"Selain nyeri, uveitis juga dapat menyebabkan peradangan, kemerahan, sensitivitas cahaya, dan kehilangan penglihatan," jelas dokter tersebut.
 
"Saya mengalami flare-up setidaknya sebulan sekali. Satu-satunya cara untuk meredakannya adalah dengan mengonsumsi antibiotik tambahan, yang diresepkan oleh dokter mata. Saya praktis hidup dengan obat tetes mata," balas Lee Dong Gun.
 
Dokter memperingatkan bahwa meskipun uveitis dapat terjadi secara umum, kekambuhannya jarang terjadi dan dapat mengindikasikan ankylosing spondylitis (penyakit di mana tulang belakang secara bertahap menegang dan tulang belakang dapat menyatu).
 
Dokter mengungkapkan, bahwa sendi sakroiliaka Lee menunjukkan artritis stadium 2-3, yang terkait dengan peradangan yang disebabkan oleh gen HLA-B27. 
 
Meskipun tidak memiliki riwayat keluarga, Lee termasuk dalam 1 hingga 2 persen kasus langka yang mengalami kondisi tersebut. 
 
"Karena bersifat genetik, penanganan seumur hidup sangat penting. Penyakit ini membutuhkan manajemen gaya hidup yang tepat," ungkap dokter dan menyarankannya untuk berhenti merokok dan minum alkohol, serta menerapkan diet anti-inflamasi.
 
"Saya tidak tahu banyak tentang penyakit itu. Saya pikir itu hanya (sakit) matanya. Saya berharap bisa menderita menggantikannya," ungkap ibu Lee sambil mengungkapkan kesedihannya.
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore