
Sidang kasus NewJeans dengan ADOR kembali digelar (X @NewJeans_ADOR)
JawaPos.com - Sidang kedua mengenai keabsahan kontrak eksklusif antara anggota NewJeans dan agensi mereka, ADOR, telah berlangsung di gedung Pengadilan Distrik Pusat Seoul pada 4 Juni. Anggota NewJeans tidak hadir di pengadilan, namun diwakili oleh tim kuasa hukum mereka.
Divisi perdata ke-41 pengadilan bertanya, "Apakah kedua belah pihak memiliki keinginan untuk mencapai penyelesaian?"
Pihak NewJeans menjawab, "Hubungan kepercayaan telah hancur total. Kami telah menyeberangi sungai dan tidak dapat kembali lagi."
Baca Juga: NewJeans Tanggapi Putusan Pengadilan Soal Aktivitas Independen: Keputusan Ini Bersifat Sementara
Sementara itu, pihak ADOR menanggapi, "Jika pengadilan mengambil keputusan mengenai kasus ini, maka penyelesaian akan cukup mudah."
Dikutip dari Allkpop, dalam persidangan kedua ini pihak NewJeans menyampaikan argumen terkait perselisihan dengan ADOR. Mereka menyatakan, "ADOR gagal memenuhi tugas pokoknya sebagai manajemen, sebagaimana yang diuraikan dalam kontrak manajemen."
Mereka melanjutkan, "Setelah menyingkirkan Min Hee Jin, ADOR mengalami perubahan mendadak dalam manajemen, dan akibatnya, NewJeans kehilangan independensinya."
Ditambahkan pula, "Meskipun telah banyak permintaan untuk memperbaiki kesalahannya, ADOR gagal memenuhinya."
Menanggapi hal itu, pihak ADOR mengklaim, "Setiap kali sidang, NewJeans selalu mengubah alasan mengapa mereka memutuskan untuk mengakhiri kontrak eksklusif mereka."
Mereka berpendapat, "Hal ini menunjukkan, bahwa mereka telah mengambil keputusan untuk mengakhiri kontrak terlebih dahulu, dan sekarang mencoba mencari alasan untuk memvalidasi tindakan mereka."
Pihak NewJeans kemudian membantah, "Jika Anda melihat bukti yang diajukan ADOR, jelas bahwa bukti tersebut tidak cukup."
Mereka menjelaskan lebih lanjut, "ADOR mengklaim telah memenuhi tugas manajemennya, dengan mengajukan daftar calon produser untuk diajak bekerjasama oleh NewJeans, tetapi itu bukanlah tanggung jawab penuh perusahaan."
NewJeans menambahkan, "Jika ADOR bertemu dengan produser Hitchhiker seperti yang diklaim, maka mereka juga harus mengungkapkan hal-hal apa saja yang dibahas dan apa saja hasil pertemuan tersebut."
Sebelumnya, pengadilan telah melarang NewJeans melakukan aktivitas independen apa pun di luar ADOR. Jika NewJeans gagal mematuhi larangan ini, para anggotanya akan didenda 1 miliar KRW atau sekitar Rp 11,9 miliar per orang.
Sidang pengadilan ketiga antara NewJeans dengan ADOR dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 24 Juli.
Baca Juga: NewJeans Tambah 13 Pengacara dalam Sengketa Hukum dengan ADOR, Sidang Kedua Dijadwalkan Juni Mendatang

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
