Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 April 2025 | 04.21 WIB

Foto IU dan Park Bo Gum Disalahgunakan untuk Iklan Supermarket di Tiongkok

Foto IU dan Park Bo Gum disalahgunakan - Image

Foto IU dan Park Bo Gum disalahgunakan

JawaPos.com - Wajah Park Bo Gum dan IU yang membintangi drakor populer Netflix 'When Life Gives You Tangerines,' dilaporkan digunakan tanpa izin oleh sebuah supermarket di Tiongkok.

Drakor 'When Life Gives You Tangerine' secara resmi tidak rilis di Tiongkok, karena Netflix dan platform streaming lainnya dilarang masuk ke negara tersebut.

Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran serius, atas distribusi ilegal dan pelanggaran hak publisitas penayangan drakor terutama, 'When Life Gives You Tangerine.'

“Saya menerima laporan dari netizen ,bahwa sebuah supermarket besar di provinsi Hebei, Tiongkok, menggunakan adegan dari drama tersebut tanpa izin untuk tujuan pemasaran,” ungkap profesor Seo Kyung Duk dari Universitas Wanita Sungshin.

Foto-foto dari situs tersebut memperlihatkan, potongan adegan dari drakor yang menampilkan Park Bo Gum (sebagai Yang Gwan Shik) dan IU (sebagai Oh Ae Soon), yang digunakan pada display promosi.

Dikutip dari Allkpop, foto-foto mereka terlihat di berbagai bagian produk, di samping frasa seperti 'Kubis manis!' dan 'Coba nasi kacang Ae Soon!'

"Ini bukan hanya kasus streaming ilegal, tetapi juga eksploitasi komersial yang terang-terangan terhadap gambar para aktor tanpa izin."

"Dalam beberapa tahun terakhir, karakter-karakter dari film-film Korea seperti Squid Game dan The Glory, juga disalahgunakan di Tiongkok untuk mempromosikan barang-barang palsu dan menghasilkan keuntungan," lanjut sang profesor.

Meskipun Netflix tidak tersedia secara resmi di Tiongkok, drakor termasuk 'When Life Gives You Tangerines' terus beredar luas melalui saluran yang tidak sah, yang memicu penggunaan ilegal dan komersialisasi kontennya.

"Jika otoritas Tiongkok menutup mata terhadap hal ini, mereka secara efektif membiarkan distribusi konten asing secara ilegal."

"Tindakan di tingkat pemerintah sangat dibutuhkan, untuk melindungi hak-hak kreator Korea dan kekayaan intelektual mereka," tutup profesor Seo.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore