
Judika. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com-- Penyanyi Judika sempat diminta royalti secara langsung oleh Ahmad Dhani gara-gara menyanyikan lagu ciptaannya di sebuah acara komersial.
Judika sebenarnya telah memberikan royalti sesuai yang diminta Ahmad Dhani. Namun berhubung dia buka suara dan merasa tidak melakukan direct license sebagaimana kerap dikampanyekan Ahmad Dhani.
Ayah Al, El, dan Dul lantas mengungkit proses penggunaan lagu oleh Judika yang tidak meminta izin. Alhasil, Ahmad Dhani menyebut Judika sudah nyolong lagu karena membawakan lagu cintaannya tanpa izin.
Disebut nyolong oleh Ahmad Dhani, Judika mengaku tidak mau ambil pusing. Akan tetapi, framing semacam itu dianggapnya kurang etis karena terasa menyakitkan bagi penyanyi.
"Karena sudah dianggap maling, framing ini menyakitkan buat para penyanyi," kata Judika.
Dia menegaskan tidak ada maksud sama sekali untuk mengangkangi atau mengabaikan hak dari pencipta lagu. Namun berdasarkan aturan yang ada saat ini, dalam keyakinan Judika, penyanyi tidak perlu minta izin kepada pencipta lagu asal membayarkan royalti atas lagu yang dibawakan melalui LMKN.
Jika aturan yang berlaku ada yang dirasa perlu diperbaiki, Judika meminta prosesnya dilakukan melalui mekanisme hukum lewat proses perubahan aturan dalam undang-undang. Di sinilah pentingnya adanya kesamaan kesepahaman antara pencipta lagu dengan pemerintah selaku pemberi petunjuk teknis atas aturan UU
"Kita juga mau aturannya dibenahi kalau ada yang kurang. Caranya ya harus bicara dan cari solusi bersama gimana baiknya pencipta lagu mendapatkan haknya," katanya.
Judika menegaskan dirinya siap untuk mematuhi aturan yang berlaku. "Kalau sudah diketok palu ini aturannya, kita jalani. Nggak ada melawan atau gimana," ungkap Judika.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
