
Diceritakan Deddy Corbuzier, orang-orang menduga bahwa dirinya akan meninggal dunia karena berani memegang batu Ponari. (YouTube Deddy Corbuzier)
JawaPos.com - Deddy Corbuzier melakukan tindakan berani menantang maut. Hal itu dia lakukan pada beberapa tahun lalu saat batu Ponari sedang heboh-hebohnya dijadikan sebagai perantara untuk medium menyembuhkan orang yang sedang sakit.
Diceritakan Deddy Corbuzier, orang-orang menduga bahwa dirinya akan meninggal dunia karena berani memegang batu Ponari yang tidak boleh disentuh karena akibatnya bisa fatal akan berujung kematian.
Saat itu Deddy Corbuzier tidak mematuhinya. Dia malah memegang batu Ponari yang disebut-sebut sebagai batu ajaib.
"Gue pernah lakuin, yang kata orang gua bakal mati gara-gara gua lakuin itu. Gua pegang batu ponari waktu di acara Hitam Putih, ini batu nggak bisa dipegang orang karena bisa mati," kata Deddy Corbuzier saat berbincang dengan Ferry Irwandi dalam podcast-nya.
Meski diyakini banyak orang dirinya akan meninggal dunia, nyatanya Deddy Corbuzier masih dalam keadaan sehat sampai sekarang. Padahal, kejadian mantan pesulap beraliran mentalis memegang batu Ponari sudah sangat lama.
"Batunya waktu itu ada di depan gua, gua pegang. Gua bilang, bukannya ini batu biasa ya? Gua nggak nantangin lho ya. Tapi sampai sekarang gua masih hidup," imbuhnya.
Batu Ponari ditemukan oleh Muhammad Ponari Rahmatullah atau Ponari, seorang anak kecil asal Jombang Jawa Timur. Gara-gara batu itu, dia kemudian menjadi dukun cilik.
Batu Ponari sangat heboh pada tahun 2009 silam. Banyak orang rela mengantre panjang demi dapat diobati dengan menggunakan batu Ponari.
Meski tidak seramai dulu, Ponari masih melakukan praktik pengobatan di rumahnya dengan menggunakan metode yang sama yaitu menggunakan batu Ponari sebagai perantara, sampai sekarang.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
