JawaPos.com - Jennifer Coppen atau manajemennya belum merespons terkait kabar meninggalnya Yitta Dali Wassink di usia 22 tahun. Kendati demikian, dia aktif memberikan kenangannya bersama sang suami melalui sejumlah unggahannya di Instagram.
Salah satu momen yang dikenang Jennifer Coppen dari Dali adalah percakapan sehari sebelum meninggal dunia. Dalam kesempatan itu, Dali berjanji akan mencintai istrinya sepanjang hayat masih dikandung badan.
"Malam sebelum kamu pergi ninggalin aku, aku masih ingat kita pelukan sambil nonton film di kamar. Terus aku nanya ke kamu, 'memang kamu bisa ya mencintai aku selamanya sampai aku nenek nenek?" tulis Jennifer Coppen.
'Dan kamu jawab, 'aku akan mencintai kamu sampai maut memisahkan kita, hanya maut yang bisa misahin kita Jenn'. Aku cuma ketawa tanpa sadar kalau maut benar-benar bakal misahin kita secepat itu," imbuhnya.
Beberapa jam sebelum Dali meninggal, Jennifer Copen mengaku sempat berpamitan ke suami karena mau pergi untuk tujuan berketemu dengan temannya.
"Dan kamu juga pamit mau kerja. Padahal sudah pelukan, tiba-tiba kamu lari ngejar aku keluar buat cium dan peluk aku lagi. Kata kamu, 'mau cium peluk sekali lagi aja'," katanya.
Momen pamitan, pelukan dan ciuman itu ternyata menjadi momen terakhir kalinya bagi Dali dan juga Jennifer Coppen sebelum meninggal.
"Dan aku gak sadar itu bakal jadi pelukan dan ciuman terakhir," katanya.
Diketahui, Jennifer Coppen ditinggal suaminya,Yitta Dali Wassink, untuk selama-lamanya. Dali mengembuskan napas terakhir di usia 22 tahun setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Sunset Road, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Kamis (18/7) sekitar pukul 02:00 WITA.
Tidak lama setelah mengalami kecelakaan di Jalan Sunset Road, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Yitta Dali Wassink suami Jennifer Coppen dilarikan ke Rumah Sakit BIMC Dewa Ruci, Kuta. Namun sayangnya nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Made Teja Dwi Permana kepada wartawan menyatakan, kecelakaan tunggal dialami Dali mengakibatkan cedera berat pada bagian kepala, mengalami luka- luka pada bagian dada, paha, hingga punggung.