Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Mei 2024 | 08.48 WIB

Terima Transferan Uang Rp 1 Miliar dari Fat Cat hingga Bunuh Diri, Tan Zhu Malah Ngaku Depresi

 

Fat Cat dan kekasihnya.

 
JawaPos.com - Forum  Lowyet mengunggah artikel yang bersumber dari China Press terkait kisah pilu yang viral di media sosial atas kasus meninggalnya gamer sekaligus streamer yang memiliki nama julukan Fat Cat. Dia  nekat melakukan aksi bunuh diri usai diputus cinta oleh kekasihnya bernama Tan Zhu.
 
Setelah kematian Fat Cat viral di media sosial, netizen menggeruduk akun media sosial Tan Zhu dan mencibirnya dengan komentar negatif. Netizen menganggap perempuan 27 tahun itu hanya mempermainkan emosi Fat Cat dan tidak benar-benar cinta.
 
Pada Sabtu malam lalu melalui sebuah video, Tan Zhu mengungkapkan rasa penyesalannya karena merasa tidak menyayangi Fat Cat dengan baik selama hidup. Dia juga meminta maaf karena telah menyakiti perasaan dan hatinya yang tulus mencintainya.
 
Dalam unggahannya, Tan Zhu mengaku cibiran negatif dari netizen mempengaruhi kondisi kesehatan mentalnya. Dia pun menunjukkan diagnosis rumah sakit yang memperlihatkan bahwa dia telah mencari bantuan psikiater tiga kali dalam waktu setengah bulan. Dia didiagnosis menderita depresi level sedang.
 
Buntut kontroversi dan cibiran negatif diterimanya, Tan Zhu mengaku telah mengembalikan uang sebesar 137.000 yuan kepada orang tua Fat Cat. Termasuk uang yang telah ditransfer kepada dirinya sebelum kematiannya dan dana yang di berikan untuk membuka toko.
 
Sekalipun sudah ada video permintaan maaf, netizen malah semakin geram. Mereka mengkritik keras caranya dalam berpakaian. Netizen berpendapat ekspresi wajah dan bahasa tubuh Tan Zhu dalam video tersebut tidak menunjukkan kesedihan ataupun penyesalan. 
 
Selain itu, mereka merasa Tan Zhu tidak sopan karena mengenakan celana pendek, kaus merah, dan kaus kaki putih setinggi lutut. Netizen menilai cara berpakaiannya yang provokatif menunjukkan kurangnya rasa hormat Tan Zhu terhadap almarhum.
 
Sejumlah netizen bahkan menduga bahwa permintaan maaf Tan Zhu hanyalah taktik belaka untuk tujuan menarik perhatian netizen dan para pengguna media sosial.
 
Diketahui, Fat Cat nekat melakukan aksi bunuh diri dengan cara melompat dari Jembatan Sungai Yangtze Chongqing pada April 2024 lalu. Dia nekat mengakhiri hidupnya setelah diputus cinta oleh Tan Zhu. Padahal, gamer berusia 21 tahun sudah bekerja keras selama 15 jam sehari demi mengumpulkan uang untuk diberikan kepada kekasihnya. 
 
Selain itu, Fat Cat juga rela makan makanan seadanya untuk sekedar menyambung hidup demi bisa berhemat. Karena hampir semua uang yang didapatkannya dari hasil bekerja, ditransfer Fat Cat kepada Tan Zhu.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore