Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Maret 2024 | 00.22 WIB

Umumkan Alami Keguguran dan Pengangkatan Ovarium Gegara Kista, Tangis Kiky Saputri Pecah

Kiky Saputri keguguran. (Nina Rialita.) - Image

Kiky Saputri keguguran. (Nina Rialita.)

JawaPos.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari Kiky Saputri yang mengalami keguguran. Tak hanya itu, ovarium (indung telur) sang komika juga diangkat karena kista yang mengganas, dikutip dari POJOK SATU.

Kiky Saputri keguguran di usia kandungan 10 minggu atau 2,5 bulan, tepatnya pada Februari 2024. "Takdir Allah menentukan kita harus berpisah dengan janjin aku di usia kandungan 2,5 bulan atau 10 minggu," ujarnya didampingi suaminya Khairi dikutip dari YouTube Kiky Saputri Official, Senin (18/3).

Meski sudah melewati masa menyedihkan itu, namun tangis Kiky tak bisa tertahan saat menceritakan bagaimana proses keguguran itu terjadi. Ia sangat merasa bersalah dan menyesal.

Awalnya, keduanya tak ingin mengumumkan ke publik tentang hal ini. Namun, mereka juga tak bisa berdiam diri saat publik terus bertanya tentang kabar kehamilan yang pertama kali dipublikasikan awal Januari 2024 itu.

Kiky menjelaskan kegurguan karena disebabkan berbagai hal. "Aku mengalami keguguran, penyebab pastinya ada, ditambah faktor lain. Kecapekan, aku pikir selama ini aku kuat, kerja sana sini, ternyata di dalam perut aku enggak sekuat aku," tuturnya.

Dia mengurai penemuan kista terjadi sejatinya sebelum hamil atau enam bulan setelah menikah.

Ketika itu, Kiky mengalami sakit alam lambung, namun lama sembuh. Akhirnya di-USG.

"Ternyaya pas dicek ada kista di luar dinding rahim waktu itu masih 3,8 centi," jelasnya.

 

Niat awal mau membersihkan kistanya, namun di awal dirasa tidak mengganggu hingga akhirnya dia hamil. Namun, ternyata seiring jalanya waktu kista juga berkembang ke area dinding rahim.

"Serat makanan untuk janin diambil kista, pas aku keguguran kistanya sudah 4,6 centi," sambungnya.

Hingga pada suatu hari, Kiky mengalami flek saat hendak syuting dan pas kerja darah yang keluar makin banyak.

Kiky pun memeriksakan diri ke dokter. "Janin ketahuan enggak berkembang, detak jantungnya enggak berhenti, sebelumnya (bunyi) kencang. Dokter ngecek detak jantung (janin) sudah enggak ada," tuturnya.

Layaknya pasangan yang sangat berharap momongan, ketika itu keduanya tak langsung percaya dengan apa yang terjadi.

 
"Aku enggak percaya, kasih kabar keluarga, besoknya kita ke dokter (lagi), kita cek lagi memang sudah enggak ada. Janin menyusut harusnya 3 centi, kemudian 1,5 centi, lalu 1,1 centi, akhirnya untuk kuret," bebernya.
 

Setelah kuret, kista tidak ditangani, karena normalnya setelah janinnya dibersihkan kistanya juga ikut mengecil. Namun, yang terjadi sebaliknya.

"Allah kasih nikmat yang luar biasa. Di tanggal 6 Maret aku mengalami sakit di bawah perut yang luar biasa," ujarnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore