Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Februari 2024 | 22.03 WIB

Nggak Punya Uang untuk Main Game di Rental PS, Babag dan Kembarannya Pernah Jual Mobil Komeng Senilai Separuh Harga

Babag, salah satu anak Komeng.

JawaPos.com - Bagus Athallah Aldi, anak dari pelawak Komeng punya pengalaman nakal saat masih berusia anak-anak. Dia sempat menjual mobil milik ayahnya yang harganya kurang lebih Rp 400 juta dijualnya separuh harga atau sekitar Rp 200 juta.

Babag, sapaan akrab Bagus Athallah Aldi, menjual mobil milik Komeng bersama saudara kembarnya, Ganteng Maritza Aldi, tanpa sepengetahuan kedua orang tua. Mereka nekat menjual mobil hanya karena tidak punya uang untuk bermain game di tempat rental PS.
 
"Itu cuma mau main game di rental PS, mau jajan nggak ada duit. Itu doank intinya," ujar Babag dalam podcast YouTube kasisolusi.

Babag nekat menjual mobil milik Komeng karena kebetulan ayahnya tidak ada di rumah. Dia pun melihat kunci mobil tergeletak di rumah dan dia langsung kepikiran untuk menjualnya.

"Waktu itu Bokap nggak ada di rumah lagi syuting. Melihat di rumah ada kunci mobil geletakan, wah kunci mobil nih," kata Babag.

Babag dan sasudara kembarnya kemudian memfoto mobil dan memasukkan ke sebuah platform penjualan mobil. Menurut Babag, mobil Komeng harganya pada saat itu kurang lebih Rp 400 juta. Akan tetapi dia dan saudara kembarnya menjual di harga Rp 200 juta.

"Pas kita up, nggak lama kemudian ada yang beli. Habis itu kita kasih semuanya (surat-suratnya). Kata pembelinya, ini disuruh ayah? Iya disuruh ayah. Pembelinya mengira kita jual butuh," akunya.

Pada malam harinya, Komeng datang ke rumah dan melihat mobilnya sudah tidak ada. Dia pun bertanya ke pembantu mobilnya dibawa kemana.

"Pembantu bilang sudah dijual. Bukannya disuruh bapak ? Nggak ada yang nyuruh."

Tak lama kemudian Komeng bertanya ke Babag apakah dia yang menjual mobilnya. Dia pun membenarkan sudah menjualnya. "Respons Bokap cuma, oh ya sudah. Dia nggak nanyain duitnya," katanya.

Mobil hasil penjualan mobil sebesar Rp 200 juta dibagi dua oleh Babag dengan saudara kembarnya. Ibunya hanya diberikan sedikit. Sementara Komeng tidak bertanya sama sekali soal uang itu.

Babag mengatakan, kemungkinan Komeng tidak pernah bertanya dan tidak memarahinya karena saking sayangnya ke anak. Pasalnya, Komeng sempat lama tidak punya anak sekitar 6 tahun dan memang sangat menginginkan kehadiran Babag dan saudara kembarnya.

Baca Juga: Wajah hingga Mulut Kartika Putri Melepuh, Shireen Sungkar: Dia Automiun Ada Reaksi Obat

Setelah Babag memasuki usia dewasa,dia sadar kesalahan yang telah dia lakukan pada masa anak-anak. Dia pun berkomitmen tidak mau lagi mengulangi kesalahan yang sama.

"Lambat laun semakin gede, oh ini salah nih. Bokap tidak marah mungkin, biarin apa yang dilakukan dulu biar dia tahu dengan sendirinya kalau itu salah," katanya.

Babag kini berusaha mandiri tidak mau bergantung secara finansial ke ayahnya. Dia pun berjuang mencari dana sendiri merintis karir sebagai sutradara dengan cara membuat propoposal dan berusaha meyakinkan investor untuk berinvestasi dalam project yang dibikinnya.

Babag mengaku tidak mau bergantung ke Komeng karena tidak selamanya ayahnya memiliki uang. Pada suatu saat nanti ayahnya akan sampai ke momen tidak  bisa bekerja lagi. Dan dia merasa harus mempersiapkan diri dari sekarang.

 
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore